Vokalis Band Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama, Satpam Rusun Dakota Juga Lapor Polisi
Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan penistaan agama oleh vokalis band berinisial C dalam konser The Sounds Project. Selain itu, polisi mengusut kekerasan seksual di SCBD, menangkap ibu pembuang jasad bayi, menangkap pencuri motor yang diamuk massa, dan satpam Rusun Dakota melaporkan penganiayaan.
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa kriminal mewarnai wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Jumat (14/8). Mulai dari laporan dugaan penistaan agama yang melibatkan seorang vokalis band hingga penganiayaan yang dialami satpam Rusun Dakota. Polisi pun bergerak menindaklanjuti berbagai laporan tersebut.
Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial C, yang juga merupakan vokalis sebuah band. Peristiwa itu terjadi dalam konser The Sounds Project di Jakarta Utara. Laporan tersebut kini tengah diproses oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Metro Jaya mengusut kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual di salah satu tempat hiburan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Unit Reskrim Polsek Sawah Besar menangkap KA (25), ibu dari bayi perempuan yang ditemukan meninggal dunia di atas tumpukan sampah di Jalan Krekot Bunder Raya. Penangkapan ini mengungkap kasus pembuangan jasad bayi yang menggemparkan warga.
Polsek Tanjung Priok juga menangkap seorang pria berinisial MR yang diamuk massa setelah mencuri satu unit sepeda motor di Jalan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat sore. Pelaku berhasil diamankan petugas setelah aksi pencuriannya memicu amarah warga.
Tak hanya itu, seorang satpam di Rumah Susun (Rusun) Dakota, Kemayoran, Jakarta Pusat, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Kemayoran pada Jumat. Laporan tersebut diajukan setelah video kejadian beredar luas di media sosial, menarik perhatian publik.
Seluruh kasus tersebut kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian di masing-masing wilayah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menjadi korban atau menyaksikan tindak kriminal.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0