John Ternus Resmi Pimpin Apple, Tantangan Terberat Ada di Teknologi AI

John Ternus resmi menjadi CEO Apple menggantikan Tim Cook. Tantangan terbesarnya adalah membenahi strategi AI perusahaan yang dinilai masih tertinggal dan bergantung pada pihak lain. Penampilan perdananya di Apple Event 9 September pun dinanti, terutama soal fokus pada AI.

Oct 1, 2026 - 08:03
Oct 1, 2026 - 08:03
 0
John Ternus Resmi Pimpin Apple, Tantangan Terberat Ada di Teknologi AI
John Ternus Resmi Pimpin Apple, Tantangan Terberat Ada di Teknologi AI

Apple memasuki babak baru dengan John Ternus sebagai CEO. Pria yang sebelumnya berperan dalam pengembangan produk inti Apple itu kini dituntut menjawab satu tantangan besar: membenahi pengembangan kecerdasan buatan (AI) perusahaan.

Ekspektasi terhadap Ternus memang tinggi. Ia tidak hanya diminta merombak strategi AI, tetapi juga menjaga Apple tetap di puncak. Catatan menunjukkan harga saham Apple melonjak lebih dari 2.000 persen sejak Tim Cook menjabat CEO pada 2011, dengan penjualan lebih dari 3,1 miliar unit iPhone selama periode tersebut.

Penampilan perdana Ternus sebagai CEO di Apple Event pada 9 September menjadi sorotan pengamat. Mereka menantikan sejauh mana ia akan memfokuskan pidatonya pada topik AI. Sejak diumumkan sebagai pengganti Tim Cook pada April, arah kebijakan AI memang sudah menjadi kunci kepemimpinannya, terlebih Apple dinilai masih tertinggal dalam teknologi ini.

"Semakin jelas bahwa AI bukanlah sekadar tren sesaat, bukan sesuatu yang akan hilang dalam dua atau tiga tahun ke depan. Ini adalah sesuatu yang akan menentukan masa depan sebagai bagian besar perusahaan teknologi, dan bahkan semua perusahaan pada umumnya," ujar VP of Data and Analytics IDC Fransisco Jeronimo, melansir DW, Selasa (1/9).

Menurut Jeronimo, AI bisa menjadi teknologi paling berdampak bagi Apple. Tantangan terbesar adalah Apple tidak menguasai infrastruktur AI. Perusahaan biasanya mampu merancang dan mengendalikan perangkat keras maupun lunak produk andalannya secara mandiri, namun hal itu tidak terlihat dalam pengembangan AI. "Mungkin itulah langkah berbeda yang akan dilakukan John Ternus dibandingkan Tim Cook, karena saat ini, meskipun Apple membangun teknologi AI mereka sendiri, kenyataannya mereka masih bergantung pada pihak lain," tambahnya.

Ketergantungan itu membawa Apple ke wilayah kurang bersahabat. Contohnya, kesepakatan dengan OpenAI pada 2024 untuk mengintegrasikan ChatGPT ke iPhone berakhir dengan perselisihan sengit. Apple menggugat OpenAI awal tahun ini dengan tuduhan pencurian rahasia dagang. Apple kemudian mengumumkan kesepakatan dengan Google pada awal tahun ini, di mana Gemini AI akan digunakan untuk model Apple sendiri dan versi terbaru Siri.

"Risiko bagi Apple adalah mereka bisa menjadi kurang relevan di dunia di mana perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic memimpin dalam hal teknologi, popularitas, layanan, dan bahkan berpotensi memimpin di perangkat keras," kata Jeronimo. "Jika suatu saat OpenAI merilis gadget, itu bisa berisiko bagi Apple. Mereka bisa merombak total pengalaman dan cara kita berinteraksi dengan teknologi. Jika Apple tidak berada di garis depan inovasi tersebut, itu adalah risiko yang sangat besar," imbuhnya.

Latar belakang Ternus yang menangani produk inti Apple serta melahirkan inovasi seperti Apple Watch dan AirPods membuatnya diharapkan mampu memimpin pengembangan produk baru berbasis AI. Ia juga berperan penting dalam memelopori peralihan Apple ke chip komputer rancangan sendiri, alih-alih mengandalkan pemasok eksternal seperti Intel. Menurut Jeronimo, Apple masih punya keuntungan besar berkat basis pengguna yang luar biasa besar dan budaya perusahaan yang telah mendominasi inovasi teknologi selama puluhan tahun.

"Apa yang kita lihat di tahun-tahun mendatang akan menentukan apakah Apple berada di jalur yang benar atau justru sedang kewalahan," ujar Jeronimo. Tugas pertama Ternus adalah beradaptasi secara mulus dan meyakinkan konsumen ke dalam peran yang sebelumnya melekat dengan Steve Jobs dan Tim Cook. "Steve Jobs adalah sang pakar inovasi dan disrupsi, sedangkan Tim Cook adalah sang pakar eksekusi. Saya rasa John Ternus bisa menjadi perpaduan dari keduanya," tutupnya. Pada Apple Event 9 September mendatang, Ternus diperkirakan mengumumkan iPhone 18 Pro Series, iPhone lipat pertama Apple, dan Siri yang kini berbasis AI.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0