Prancis dan Malaysia Buru Sejarah, Ini 7 Fakta Menarik Jelang Final Kejuaraan Dunia Badminton 2026

Final Kejuaraan Dunia Badminton 2026 menyajikan lima laga sengit. Ada peluang sejarah bagi Prancis dan Malaysia, serta rekor baru yang bisa dipecahkan para pemain top dunia.

Sep 04, 2026 - 12:06
Updated: 2 months ago
0
Prancis dan Malaysia Buru Sejarah, Ini 7 Fakta Menarik Jelang Final Kejuaraan Dunia Badminton 2026
Prancis dan Malaysia Buru Sejarah, Ini 7 Fakta Menarik Jelang Final Kejuaraan Dunia Badminton 2026

Jakarta - Kejuaraan Dunia Badminton 2026 akan mencapai puncaknya pada Minggu (23/8) dengan menggelar lima partai final yang dinanti. Sejumlah catatan menarik mewarnai laga penentuan ini, mulai dari peluang sejarah bagi beberapa negara hingga potensi pemecahan rekor oleh para pemain elite dunia.

Prancis menjadi sorotan utama karena berpeluang besar mengukir sejarah pertamanya. Negeri itu bisa memiliki pemain juara dunia untuk kali pertama, bahkan berpotensi membawa pulang dua gelar sekaligus melalui wakilnya di tunggal putra dan ganda campuran. Alex Lanier akan tampil di final tunggal putra, sementara pasangan Thom Gicquel/Delphine Delrue siap bertarung di ganda campuran.

Di sektor tunggal putri, Akane Yamaguchi berpeluang tampil sebagai pemegang rekor gelar terbanyak sendirian. Saat ini ia berbagi rekor tiga gelar dengan Carolina Marin. Jika berhasil menang di final, Akane akan melesat sendirian di puncak sejarah nomor tunggal putri Kejuaraan Dunia.

Partai final tunggal putra antara Kodai Naraoka dan Alex Lanier juga dipastikan melahirkan juara dunia baru. Keduanya belum pernah merasakan gelar juara dunia sebelumnya, sehingga laga ini akan menjadi penentu siapa yang layak menyandang status juara dunia pertama kalinya.

Malaysia juga mengincar sejarah lewat pasangan ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Mereka berpeluang meraih gelar juara dunia kedua dalam karier mereka, sekaligus menjadi gelar ketiga bagi Malaysia sepanjang sejarah turnamen ini. Sementara itu, China berpotensi menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak di edisi 2026 karena menempatkan tiga wakilnya di babak final.

An Se Young, tunggal putri Korea Selatan, juga membidik gelar juara dunia kedua. Ia saat ini menjadi satu-satunya pemain tunggal putri Korea yang pernah merasakan juara dunia. Adapun Huang Dongping berkesempatan melengkapi koleksi medali Kejuaraan Dunia jika mampu menang bersama Feng Yanzhe di final. Sebelumnya, Huang telah mengoleksi satu medali perak dan dua perunggu saat berpasangan dengan Wang Yilyu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User