20 Pengurus Forum Bank Sampah Kabupaten Solok Dikukuhkan, Jadi yang Pertama di Sumatera Barat

Sebanyak 20 pengurus Forum Bank Sampah Kabupaten Solok resmi dikukuhkan sebagai forum bank sampah pertama di Sumatera Barat. Pengukuhan diinisiasi PT Tirta Investama AQUA Solok bersama PKBI Sumatera Barat. Kabupaten Solok kini memiliki 1 Bank Sampah Induk dan 11 Bank Sampah Unit aktif, dengan forum baru diharapkan memperkuat koordinasi dan menekan volume sampah ke TPA.

Sep 29, 2026 - 07:33
Sep 29, 2026 - 07:33
 0
20 Pengurus Forum Bank Sampah Kabupaten Solok Dikukuhkan, Jadi yang Pertama di Sumatera Barat
20 Pengurus Forum Bank Sampah Kabupaten Solok Dikukuhkan, Jadi yang Pertama di Sumatera Barat

Kabupaten Solok mencatat tonggak baru dalam pengelolaan sampah. Sebanyak 20 pengurus Forum Bank Sampah Kabupaten Solok resmi dikukuhkan, menjadikannya forum bank sampah pertama di Sumatera Barat. Proses pengukuhan ini diinisiasi oleh PT Tirta Investama AQUA Solok bersama PKBI Sumatera Barat pada Selasa, 1 September 2026.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zaitul Ikhlas, menegaskan bahwa dunia usaha dan lembaga non-pemerintah turut berperan sebagai mitra pemerintah. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk menggerakkan masyarakat, memperkuat kelembagaan, membangun kapasitas, serta menghadirkan inovasi di tingkat komunitas.

Saat ini, hingga tahun 2026, Kabupaten Solok telah memiliki 1 Bank Sampah Induk (BSI) dan 11 Bank Sampah Unit (BSU) yang aktif. Unit-unit tersebut bergerak dalam kegiatan pemilahan, pengumpulan, dan pemanfaatan kembali sampah. Meski demikian, penguatan koordinasi dan jejaring antarbank sampah masih dinilai perlu agar berbagai inisiatif yang telah tumbuh dapat berkembang lebih terarah dan berkelanjutan.

Kepala Pabrik AQUA Solok, Deden, menyampaikan harapan besar terhadap forum baru ini. Ia menyebut Forum Bank Sampah Kabupaten Solok diharapkan menjadi ruang bersama untuk menyatukan visi, memperkuat kapasitas kelembagaan, membangun komunikasi antarbank sampah, serta berkontribusi dalam menurunkan volume sampah yang dibuang ke TPA.

Dukungan terhadap pengembangan bank sampah dan pemberdayaan masyarakat selama ini datang melalui program CSR PT Tirta Investama AQUA Solok. Perusahaan tersebut disebut konsisten mendukung berbagai inisiatif di tingkat komunitas.

Sementara itu, PKBI Sumatera Barat berperan sebagai mitra pelaksana. Perannya mencakup penguatan kelembagaan, edukasi kesehatan lingkungan, pemberdayaan komunitas, serta pengembangan kolaborasi multipihak.

Sekretaris Pengurus PKBI Sumatera Barat, Firdaus Jamal, dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap penguatan kelembagaan bank sampah. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah dari sampah.

Dengan terbentuknya forum ini, koordinasi antarbank sampah di Kabupaten Solok diharapkan semakin solid. Forum tersebut juga diproyeksikan menjadi motor penggerak dalam memperkuat pengelolaan sampah yang lebih terarah dan berkelanjutan di daerah itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0