UPI dan Hioki Jepang Jalin Kemitraan Strategis untuk Kembangkan Riset dan Pendidikan Teknologi di Indonesia
UPI gandeng Hioki Jepang perkuat kolaborasi teknik, riset, dan teknologi guna cetak SDM unggul dan dukung transformasi industri Indonesia.
Bandung - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) baru saja menerima kunjungan resmi dari delegasi Hioki E.E. Corporation, sebuah perusahaan teknologi global asal Jepang yang dikenal dengan keunggulan dalam pengembangan alat ukur listrik dan elektronik. Kunjungan ini menandai langkah awal kolaborasi strategis yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, terutama dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan vokasi, riset terapan, serta pengembangan teknologi inovatif.
Hioki E.E. Corporation memiliki reputasi global sebagai pemimpin dalam inovasi instrumen pengukuran, dengan pengalaman lebih dari sembilan dekade. Produk-produknya banyak digunakan di sektor otomotif, energi, hingga pendidikan teknik. Kolaborasi dengan UPI menjadi momentum penting, karena kampus ini memiliki infrastruktur pendidikan dan riset yang kuat, serta lebih dari 40.000 mahasiswa di sembilan fakultas dan lima kampus daerah.
Inisiatif kerja sama ini diinisiasi oleh Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) UPI. Beberapa program studi yang terlibat di antaranya Pendidikan Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Bangunan, Teknik Otomotif, hingga Teknik Elektro. Melalui kolaborasi ini, direncanakan berbagai program seperti pelatihan teknis, mobilitas mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, hingga pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Presiden Hioki, Takahiro Okazawa, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun koneksi global untuk mendukung pendidikan teknik dan vokasi di Indonesia. Ia menyatakan komitmen Hioki untuk terus memperluas kontribusinya dalam memajukan sumber daya manusia di bidang teknologi, termasuk melalui kerja sama dengan UPI.
Dari pihak UPI, Direktur Direktorat Urusan Internasional, Dr. rer. nat. Nandi, M.T., M.Sc., menegaskan bahwa kampusnya siap untuk memperkuat kerja sama internasional yang konkret dan berkelanjutan. Hal ini selaras dengan upaya internasionalisasi institusi dan penguatan kurikulum yang berbasis industri.
Dekan FPTI UPI, Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., memberikan gambaran tentang kapabilitas akademik dan fasilitas laboratorium FPTI yang sangat mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Ia berharap bahwa kerja sama ini dapat mencakup riset bersama, program magang global, serta pembelajaran teknologi mutakhir.
Wakil Dekan Bidang Akademik FPTI, Iwan Kustiawan, S.Pd., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa potensi UPI dalam mengembangkan pelatihan teknis dan instrumentasi sangat besar, apalagi jika diperkuat dengan dukungan dari mitra industri seperti Hioki. Potensi ini dapat dimaksimalkan dalam berbagai bentuk kolaborasi produktif.
Sementara itu, Ketua LPPM UPI, Prof. Dr. Ida Hamidah, M.Si., menggarisbawahi pentingnya merancang kurikulum yang adaptif terhadap dinamika industri. Ia juga menyoroti pentingnya riset terapan dan pengabdian berbasis teknologi sebagai jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat serta industri.
Delegasi Hioki yang hadir terdiri dari Yasunao Takano (Director), Pan Dongyun (Director of Asia Pacific Market), Tisna Irawan (President Director Hioki Electronic Indonesia), dan Beny Rachmanto (Business Development). Dalam diskusi, Beny menekankan bahwa Hioki siap untuk menjajaki kolaborasi tidak hanya di bidang otomotif, tetapi juga lintas disiplin teknologi lainnya yang sesuai dengan kekuatan akademik UPI.
Tisna Irawan menambahkan bahwa arah kebijakan pemerintah Indonesia yang menekankan transformasi teknologi dan pemanfaatan energi bersih membuka peluang besar untuk kemitraan antara pendidikan tinggi dan sektor industri. Oleh sebab itu, langkah konkret UPI dan Hioki saat ini sangat penting dalam menyongsong kebutuhan masa depan.
Diskusi antara kedua belah pihak berlangsung produktif dan penuh antusiasme, membahas berbagai rencana kolaboratif seperti pelatihan teknis bersertifikat, alih teknologi, pengembangan SDM teknik elektro, hingga magang industri untuk mahasiswa. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Kerja sama UPI dan Hioki dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang relevan dan responsif terhadap perubahan global. Kemitraan ini tidak hanya memperkuat institusi secara akademik, namun juga memberi dampak nyata dalam pengembangan teknologi dan peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia.
Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan secara lebih teknis dalam forum lanjutan. Diharapkan, dari kerja sama ini akan lahir berbagai program unggulan yang mampu menjawab tantangan era digitalisasi dan revolusi industri 4.0.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0