Dua Skenario IHSG di Akhir Pekan: Analis Sebut Peluang Menguat Masih Terbuka

Menjelang akhir pekan, IHSG diproyeksikan masih berpeluang menguat meski analis juga melihat risiko koreksi. MNC Sekuritas membidik target 6.440-6.544, sementara Binaartha mengingatkan potensi pelemahan jika ditutup di bawah SMA-20. Simak rekomendasi saham dan level support-resistance dari kedua analis.

Aug 15, 2026 - 06:09
Aug 15, 2026 - 06:09
 0
Dua Skenario IHSG di Akhir Pekan: Analis Sebut Peluang Menguat Masih Terbuka
Dua Skenario IHSG di Akhir Pekan: Analis Sebut Peluang Menguat Masih Terbuka

Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat pada perdagangan Jumat (14/8), meski sejumlah analis juga mewaspadai potensi koreksi. Dua skenario pergerakan pun diproyeksikan oleh analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, dalam riset hariannya.

Menurut Herditya, dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 6.440-6.544. Namun, pada skenario terburuk, indeks berisiko terkoreksi ke kisaran 5.890-6.192. Ia memperkirakan IHSG hari ini bergerak di rentang support 6.201 dan 6.029, serta resistance 6.454 dan 6.599.

Herditya pun merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor, yaitu BMRI, INDF, RAJA, dan ULTJ. Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai indeks saham masih berisiko melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, dengan potensi koreksi semakin dalam jika penutupan harian berada di bawah garis SMA-20.

"IHSG berpotensi melemah menguji support 6.194 atau bahkan 6.092 jika penutupan hariannya berada di bawah SMA-20. Sementara itu, resistance internal 6.422 yang belum tersentuh mengindikasikan adanya risiko pembalikan tren," ujar Ivan. Ia memprediksi IHSG bergerak di level support 6.194, 6.092, 6.025, dan 5.887, serta resistance 6.422, 6.545, 6.700, dan 6.835.

Ivan merekomendasikan saham ADMR, AMRT, BRPT, dan INCO untuk diperhatikan investor. Sebagai catatan, pada perdagangan Kamis (13/8), IHSG ditutup di level 6.301, melemah 72,08 poin atau minus 1,13 persen dari perdagangan sebelumnya. Data RTI Infokom menunjukkan total transaksi mencapai Rp13,59 triliun dengan volume saham diperdagangkan sebanyak 28,27 miliar saham.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 175 saham menguat, 452 terkoreksi, dan 164 stagnan. Perlu diingat, berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0