Jet Tempur Korsel Dikerahkan, Pesawat Militer Rusia Kembali Masuk Zona Pertahanan Udara

Korea Selatan mengerahkan jet tempur Angkatan Udara setelah sejumlah pesawat militer Rusia memasuki zona identifikasi pertahanan udara di atas Laut Timur atau Laut Jepang. Kementerian Pertahanan Korsel menegaskan pesawat Rusia tidak melanggar wilayah udara negara itu. Insiden ini menjadi yang kedua dalam beberapa pekan terakhir setelah kejadian serupa melibatkan lebih dari 10 pesawat China dan Rusia pada akhir Juni.

Sep 29, 2026 - 12:03
Sep 29, 2026 - 12:03
 0
Jet Tempur Korsel Dikerahkan, Pesawat Militer Rusia Kembali Masuk Zona Pertahanan Udara
Jet Tempur Korsel Dikerahkan, Pesawat Militer Rusia Kembali Masuk Zona Pertahanan Udara

Korea Selatan mengerahkan jet tempur Angkatan Udara sebagai respons terhadap sejumlah pesawat militer Rusia yang memasuki zona identifikasi pertahanan udara negara itu pada Rabu (26/8). Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan pesawat-pesawat Rusia tersebut masuk lalu meninggalkan zona pertahanan udara di atas Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang.

Menurut kementerian tersebut, militer Korea Selatan telah mendeteksi keberadaan pesawat Rusia sebelum memasuki zona dan langsung mengerahkan jet tempur untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan. Namun, pihaknya tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai jumlah maupun jenis pesawat yang terlibat.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menegaskan bahwa pesawat-pesawat Rusia itu tidak melanggar wilayah udara Negeri Ginseng. Zona identifikasi pertahanan udara sendiri bukan merupakan wilayah udara berdaulat, melainkan area penyangga tempat suatu negara mewajibkan pesawat asing mengidentifikasi diri demi kepentingan keamanan.

Meski tidak ada kewajiban hukum yang mengharuskan, setiap pesawat militer asing diharapkan memberi tahu negara terkait sebelum memasuki zona pertahanan udara suatu negara. Insiden pada Rabu ini tercatat sebagai yang kedua dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya pada akhir Juni, lebih dari 10 pesawat militer China dan Rusia memasuki zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan. Kementerian Pertahanan China saat itu menyatakan pasukan kedua negara melakukan patroli udara strategis di atas Laut Jepang, Laut China Timur, dan wilayah Pasifik barat.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut patroli tersebut sebagai bagian dari rencana kerja sama militer rutin dan menegaskan tidak ditujukan terhadap negara ketiga mana pun. Kendati demikian, Korea Selatan tetap menyampaikan protes kepada Beijing dan Moskow serta meminta langkah-langkah agar kejadian serupa tidak terulang.

Insiden terbaru ini terjadi di tengah memburuknya hubungan diplomatik Seoul dan Moskow. Kondisi tersebut dipicu sejak Korea Selatan bergabung mengisolasi Rusia melalui rentetan sanksi Amerika Serikat imbas invasi Rusia ke Ukraina.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0