Tumpahan Minyak Tanker di Oman Kini Capai Daratan, Pantai Ras Madrakah Tercemar

Tumpahan minyak dari tanker Caroline Bezengi yang kandas di lepas pantai Oman telah mencapai daratan, mencemari pantai Ras Madrakah. Otoritas setempat berupaya menangani tumpahan yang luasnya sekitar 390 km persegi, sementara IMO menyebut angin monsun menghambat operasi penyelamatan. Kapal diduga bagian dari armada bayangan Rusia dan berpotensi memicu bencana lingkungan.

Aug 18, 2026 - 02:15
Aug 18, 2026 - 02:15
 0
Tumpahan Minyak Tanker di Oman Kini Capai Daratan, Pantai Ras Madrakah Tercemar
Tumpahan Minyak Tanker di Oman Kini Capai Daratan, Pantai Ras Madrakah Tercemar

Tumpahan minyak dari kapal tanker yang kandas di lepas pantai Oman akhirnya mencapai daratan. Kantor Berita Oman (ONA) melaporkan bahwa sejumlah pantai di wilayah Ras Madrakah telah terpapar pencemaran minyak, berdasarkan pemantauan otoritas lingkungan setempat.

Juru Bicara Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengonfirmasi bahwa kebocoran dari kapal tanker minyak mentah Caroline Bezengi telah mencapai sebagian daratan Oman. Kapal tersebut diketahui kandas di lepas pantai Sharbithat pada 30 Juni lalu, dan minyaknya terbawa arus ke arah timur laut Pulau Al Qibliyyah.

IMO menyatakan bahwa sebagian minyak telah dilaporkan mencapai daratan, sementara angin monsun musiman membatasi akses tim menuju kapal dan menunda operasi penyelamatan. Ras Madrakah dan Al Qibliyyah berjarak lebih dari 200 kilometer, menunjukkan luasnya sebaran tumpahan.

Pada Senin (9/8), Oman mengumumkan sedang berjibaku menangani tumpahan minyak yang telah mencakup area sekitar 390 kilometer persegi. Ceceran minyak terkonsentrasi di sekitar Kepulauan Hallaniyat, kawasan konservasi laut yang didirikan tahun lalu untuk melindungi ekosistem sensitif, termasuk habitat penyu laut langka.

Menurut ONA, bentangan pesisir sepanjang 40 kilometer di Ras Madrakah berpotensi terdampak, dan tumpahan diperkirakan akan mencapai Pulau Masirah dalam beberapa jam. Hingga kini, penyebab pasti tumpahan belum diidentifikasi oleh otoritas Oman.

Perusahaan keamanan maritim Inggris, Vanguard, melaporkan bahwa kapal tanker tersebut terkena ledakan pada awal Juni saat berlayar di lepas pantai Yaman. Kelompok advokasi Greenpeace dan PAX memperingatkan potensi bencana lingkungan, memperkirakan kapal mengangkut sekitar satu juta barel minyak mentah.

Kapal ini diduga bagian dari 'armada bayangan' Rusia yang digunakan untuk menghindari sanksi Barat, dengan kapal-kapal tua yang kerap dikritik soal standar pemeliharaan dan keselamatan. Sejak konflik AS-Iran memanas, tanker di sekitar Selat Hormuz kerap menjadi sasaran serangan.

Pada hari yang sama, kantor berita Iran IRNA melaporkan tumpahan minyak dari kapal lain mencapai pesisir selatan Pulau Qeshm dan sebagian Pulau Hengam. TankerTrackers menyebut tumpahan itu berasal dari serangan Iran terhadap kapal pengangkut curah Minoan Pioneer pada 3 Agustus, yang kemudian terbawa arus ke wilayah Iran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0