PT Semen Padang Tanggung Biaya Kuliah 25 Anak Nagari di PNP, Uang Saku Rp1 Juta per Bulan

PT Semen Padang kembali menyalurkan beasiswa Program BANGSA angkatan III kepada 25 anak nagari untuk kuliah D3 di Politeknik Negeri Padang. Beasiswa mencakup UKT, perlengkapan kuliah, dan uang saku hingga Rp1 juta per bulan dengan syarat IPK minimal 3,00. Penerima berasal dari keluarga kurang mampu di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Oct 3, 2026 - 16:02
Oct 3, 2026 - 16:02
 0
PT Semen Padang Tanggung Biaya Kuliah 25 Anak Nagari di PNP, Uang Saku Rp1 Juta per Bulan
PT Semen Padang Tanggung Biaya Kuliah 25 Anak Nagari di PNP, Uang Saku Rp1 Juta per Bulan

PT Semen Padang kembali membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di sekitar wilayah operasionalnya melalui Program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA) 2026. Pada angkatan ketiga ini, sebanyak 25 anak nagari mendapatkan pembiayaan penuh untuk menempuh pendidikan Diploma III (D3) di Politeknik Negeri Padang (PNP).

Beasiswa yang diberikan tidak hanya menutup Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga mencakup uang saku bulanan serta sejumlah biaya dan perlengkapan penunjang perkuliahan. Program ini menyasar pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu yang berdomisili di sekitar area operasional perusahaan.

Para penerima beasiswa berasal dari seluruh kelurahan di Kecamatan Lubuk Kilangan, empat kelurahan di Kecamatan Pauh yakni Limau Manih, Limau Manih Selatan, Koto Lua, dan Lambung Bukit, serta satu kelurahan di Kecamatan Lubuk Begalung, yaitu Pampangan.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa Program BANGSA merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekitar. Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan PNP sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi terkemuka di Sumatera Barat.

"Program BANGSA merupakan bentuk komitmen PT Semen Padang terhadap pendidikan anak nagari yang berada di lingkungan perusahaan. Program ini merupakan hasil kerja sama kami dengan Politeknik Negeri Padang dan menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Semen Padang di bidang pendidikan," ujar Win, Sabtu (12/9/2026).

Win berharap keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia juga mengingatkan para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini secara bertanggung jawab, disiplin mengikuti perkuliahan, serta terus mengasah kemampuan akademik dan nonakademik selama menempuh studi di PNP.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menjelaskan bahwa pelaksanaan Program BANGSA 2026 mengalami perluasan dibandingkan angkatan sebelumnya. Jika pada angkatan pertama beasiswa hanya tersedia untuk Program Studi D3 Teknik Mesin, kini cakupannya telah menjangkau berbagai program studi D3 di PNP. Meski demikian, kuota penerima tetap dipertahankan sebanyak 25 mahasiswa.

Selain pembiayaan pendidikan dan perlengkapan kuliah, setiap penerima beasiswa mendapatkan uang saku hingga Rp1 juta per bulan atau setara Rp12 juta per tahun. Bantuan tersebut diberikan dengan ketentuan mahasiswa mampu mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00. Apabila IPK berada di bawah ambang tersebut, besaran uang saku akan disesuaikan menjadi kurang dari Rp1 juta per bulan.

"Uang saku ini diberikan agar mereka terpacu untuk meningkatkan prestasi. Selain itu, para penerima pada umumnya berasal dari keluarga kurang mampu atau rumah tangga miskin yang berada di sekitar lingkungan perusahaan," kata Hernes.

Wakil Direktur PNP Bidang Kerja Sama, Ihsan Lumasa, menyampaikan bahwa 25 penerima Program BANGSA diterima sebagai mahasiswa baru setelah dinyatakan lulus melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur mandiri. Ia mengapresiasi konsistensi PT Semen Padang dalam membantu generasi muda yang memiliki kemampuan akademik namun terkendala ekonomi.

Ihsan menilai perluasan pilihan program studi pada angkatan ketiga sebagai perkembangan positif karena memberi ruang bagi penerima beasiswa untuk memilih bidang pendidikan yang paling sesuai dengan minat dan kompetensinya. Pada angkatan pertama, pilihan hanya Teknik Mesin, lalu diperluas pada angkatan kedua ke Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknologi Informasi, hingga akhirnya pada angkatan ketiga menjangkau berbagai program studi D3 di PNP.

What's Your Reaction?

Like Like 1
Dislike Dislike 1
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0