Perusahaan Prajogo Pangestu Resmi Masuk Pasar Avtur Bandara Changi Singapura
Aster, perusahaan afiliasi konglomerat Prajogo Pangestu, resmi mengakuisisi saham Changi Airport Fuel Hydrant Installation di Singapura. Langkah ini membawa Aster masuk ke pasar avtur dan memperkuat posisinya mendukung kebutuhan energi penerbangan di Bandara Changi, meski nilai transaksi masih dirahasiakan dan menunggu persetujuan regulator.
Aster, perusahaan afiliasi milik konglomerat Prajogo Pangestu, resmi mengakuisisi saham Changi Airport Fuel Hydrant Installation di Singapura. Langkah tersebut menandai masuknya Aster ke pasar bahan bakar penerbangan atau avtur sekaligus memperdalam investasi perusahaan di Negeri Singa.
Dengan akuisisi ini, Aster kini bergabung dengan sejumlah perusahaan energi besar lain dalam menyediakan avtur secara langsung kepada maskapai internasional di Bandara Changi, salah satu pusat penerbangan tersibuk di dunia. Nilai transaksi kesepakatan tersebut tidak diungkapkan secara rinci oleh pihak Aster. Proses akuisisi juga masih menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan sejumlah persyaratan lainnya.
"Akuisisi ini merupakan langkah penting dalam ekspansi Aster ke sektor bahan bakar penerbangan," ujar Deputy CEO Aster Andre Khor, dikutip dari akun Instagram @forbesasia, Minggu (30/8).
Menurut Andre, investasi tersebut akan digabungkan dengan kegiatan penyulingan, penyimpanan, serta kemampuan pengembangan sustainable aviation fuel (SAF) yang dimiliki perusahaan. Hal itu diharapkan mampu memperkuat posisi Aster dalam mendukung kebutuhan energi penerbangan di Singapura dan kawasan sekitarnya.
"Jika digabungkan dengan kegiatan penyulingan dan penyimpanan yang kami miliki serta kemampuan kami yang terus berkembang dalam memproduksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan, investasi ini memperkuat posisi kami untuk mendukung kebutuhan energi penerbangan yang terus berkembang di Singapura dan kawasan sekitarnya, sekaligus melayani salah satu pusat penerbangan terkemuka di dunia," kata Andre.
Aster merupakan perusahaan yang dimiliki Chandra Asri Group dan Glencore. Pada 2025 lalu, kedua perusahaan tersebut mengakuisisi Shell Energy and Chemicals Park (SECP) di Singapura melalui perusahaan patungan CAPGC Pte. Ltd, yang sebagian besar dimiliki dan dioperasikan oleh Chandra Asri Group dengan Glencore memegang saham minoritas.
Kesepakatan itu diselesaikan melalui pembelian saham anak usaha Shell Singapore Pte. Ltd., yakni Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (Aster). Adapun PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dimiliki oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar 34,63 persen, di mana 71,37 persen saham BRPT dikendalikan langsung oleh Prajogo Pangestu.
Berdasarkan data Forbes, kekayaan Prajogo Pangestu mencapai US$17,2 miliar.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0