Jangan Asal Beli, Ini Panduan Cek iPhone Bekas agar Tak Berujung Rugi

Membeli iPhone bekas jadi pilihan terjangkau di tengah kenaikan harga akibat kelangkaan chip memori. Namun, pembeli wajib memeriksa kondisi fisik, kesehatan baterai, riwayat komponen, hingga status Kunci Aktivasi. Apple membagikan sejumlah langkah pemeriksaan agar transaksi aman dan perangkat tidak bermasalah di kemudian hari.

Oct 3, 2026 - 16:02
Oct 3, 2026 - 16:02
 0
Jangan Asal Beli, Ini Panduan Cek iPhone Bekas agar Tak Berujung Rugi
Jangan Asal Beli, Ini Panduan Cek iPhone Bekas agar Tak Berujung Rugi

Membeli iPhone bekas semakin dilirik sebagai solusi hemat di tengah melonjaknya harga perangkat baru akibat kelangkaan chip memori. Dengan harga yang lebih terjangkau, pengguna tetap bisa menikmati performa chipset kencang, kualitas kamera mumpuni untuk media sosial, serta dukungan pembaruan iOS jangka panjang. Di sejumlah marketplace, harga iPhone bekas bahkan sudah ada yang berada di bawah Rp10 juta, meski besaran harga sangat bergantung pada seri, kapasitas penyimpanan, kondisi baterai, dan kelengkapan unit.

Kendati demikian, membeli iPhone bekas bukan tanpa risiko. Pembeli perlu melakukan sejumlah pemeriksaan sebelum transaksi untuk memastikan perangkat benar-benar dalam kondisi baik dan layak. Mengutip situs resmi Apple, langkah pertama adalah membeli dari penjual terpercaya. Pastikan perangkat dapat dikembalikan jika kondisinya tidak sesuai, pahami kebijakan pengembalian, termasuk jangka waktu, alasan yang diterima, dan cara mengembalikannya.

Pembeli juga disarankan mengetahui apakah penjual melakukan pengecekan pada perangkat bekas yang dijual dan apa saja prosesnya. Selain itu, cari tahu apakah ada kerusakan fisik, kesehatan baterai, serta riwayat komponen dan servis iPhone tersebut. Jika Kunci Aktivasi masih aktif, sebaiknya jangan membeli karena bisa jadi barang curian. Pastikan iPhone tidak tertaut dengan pengguna sebelumnya.

Setelah menerima iPhone, segera lakukan pemeriksaan. Lepaskan casing dan aksesori, lalu periksa goresan pada layar, lecet atau penyok di sisi samping dan belakang, serta kemungkinan kerusakan atau kotoran pada konektor Lightning. Nyalakan iPhone dan jika layar terkunci, minta penjual menghapus Face ID, Touch ID, atau kode sandi. Jika muncul layar Halo, artinya iPhone sudah direset dan harus diaktifkan dulu untuk diperiksa. Jika tampil layar iPhone Dikunci Ke Pemilik, minta penjual memasukkan kata sandi untuk mematikan Kunci Aktivasi.

Selanjutnya, cek komponen yang pernah diganti melalui Pengaturan, ketuk Umum, lalu pilih Mengenai. Jika versi iOS 15.2 atau lebih baru, akan terlihat bagian Riwayat Komponen dan Servis setelah nomor seri. Komponen berlabel Tidak Dikenal kemungkinan diganti dengan yang tidak asli, pernah dipakai di iPhone lain, atau tidak berfungsi semestinya. Baterai tidak asli berisiko menimbulkan masalah keselamatan, sedangkan kamera atau layar tidak asli dapat menurunkan kualitas penggunaan.

Periksa juga kesehatan baterai pada iOS 11.3 ke atas. Informasi ini menunjukkan kapasitas maksimum dan apakah ada pesan penting terkait penurunan kesehatan baterai. Jika informasi tersebut tidak tersedia, komponen baterai kemungkinan tidak asli. Selain itu, cek apakah iPhone dikunci ke operator tertentu lewat menu Pengaturan, Umum, Mengenai. Jika tertera Tidak ada pembatasan SIM, perangkat tidak terkunci. Namun, jika muncul nama operator, iPhone hanya bisa digunakan dengan operator tersebut dan perlu pengaturan lebih dulu agar bisa dipakai di jaringan lain.

Langkah berikutnya, hubungkan iPhone ke jaringan Wi-Fi untuk memastikan fungsinya normal. Jika batal membeli dan mengembalikan perangkat, jangan lupa menghapus jaringan agar kata sandi Wi-Fi tidak tersebar. Periksa semua tombol, termasuk volume naik dan turun, tombol Dering/Hening, serta tombol power di samping. Pastikan semuanya berfungsi dan memunculkan konfirmasi di layar.

Uji pula kamera dengan mengambil foto dan video di lokasi terang dan gelap, ketuk objek untuk menyesuaikan fokus, dan cek fitur Telefoto serta Ultra Lebar jika ada. Pastikan hasil gambar tajam dan fokus. Untuk speaker, pastikan tombol Dering/Hening ke depan dan warna oranye tidak terlihat, lalu buka Pengaturan, ketuk Bunyi, dan geser Volume Nada Dering dan Peringatan bolak-balik. Jika tidak ada suara, mungkin ada masalah pada speaker.

Terakhir, periksa mikrofon dengan membuka aplikasi Memo Suara, ketuk Rekam, ucapkan beberapa kata, lalu hentikan. Saat diputar ulang, suara harus terdengar jelas. Jika tidak, ada kemungkinan masalah pada mikrofon. Periksa juga layar melalui Pengaturan, pilih Tampilan dan Kecerahan, lalu atur kecerahan beberapa kali untuk melihat apakah ada gangguan. Dengan pemeriksaan menyeluruh, pembeli bisa lebih tenang dan terhindar dari kerugian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0