Pemprov DKI Berduka atas Meninggalnya Petugas Damkar saat Tangani Kebakaran Sampah

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan duka cita atas wafatnya Kepala Regu Damkar Sektor Cipayung, Andriyono, saat bertugas memadamkan kebakaran tumpukan sampah di Jakarta Timur. Ia mengeluh nyeri dada dan meninggal di rumah sakit. Operasi pemadaman masih berlanjut untuk memadamkan bara api di bawah tumpukan sampah.

Aug 4, 2026 - 00:04
Aug 4, 2026 - 00:04
 0
Pemprov DKI Berduka atas Meninggalnya Petugas Damkar saat Tangani Kebakaran Sampah
Pemprov DKI Berduka atas Meninggalnya Petugas Damkar saat Tangani Kebakaran Sampah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya seorang petugas pemadam kebakaran saat menjalankan tugas. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan (Disgulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Megantara, menyatakan duka cita tersebut pada Minggu (2/8) di Jakarta.

Petugas yang wafat adalah Andriyono, Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung. Ia meninggal saat menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Bayu memastikan hak-hak almarhum akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Sabtu (1/8) pagi. Sebanyak 10 unit mobil pemadam dan 50 personel dikerahkan ke lokasi. Dalam operasi tersebut, Andriyono bertugas mencari sumber air sebagai bagian dari dukungan operasi, bukan di titik pemadaman langsung.

Saat melakukan penyambungan selang, Andriyono tiba-tiba mengeluhkan nyeri di dada. Rekan kerjanya segera meminta bantuan medis. Ia mendapat penanganan awal di lokasi sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda dan dinyatakan wafat pada pukul 13.30 WIB. Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, yang meninjau lokasi kebakaran pada Minggu, mengatakan bahwa proses pendinginan masih terus dilakukan. Hal ini untuk mencegah perambatan api yang tersisa di bawah tumpukan sampah.

Meskipun api utama telah padam, penanganan tetap dilanjutkan karena material yang terbakar berupa sampah. Menurut Marulina, bara api masih dapat menyala di lapisan bawah meskipun permukaan terlihat basah. Asap yang masih banyak menandakan potensi perambatan api hingga kedalaman satu hingga dua meter.

Petugas Damkar telah membuka sejumlah titik pada tumpukan sampah agar air dapat menjangkau bagian bawah dan memadamkan bara api yang tersisa. Operasi ini dilakukan untuk memastikan kebakaran benar-benar padam dan mencegah meluasnya dampak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0