Bayi Baru Lahir Dikubur di Rumah Roboh Tamansari, Warga Beberkan Detik-detik Evakuasi

Warga Kelurahan Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat, geger setelah polisi membawa pasangan kekasih R dan E ke lokasi pembuangan bayi mereka di sebuah rumah roboh. Bayi perempuan baru lahir itu diduga tewas usai mulutnya ditutup karena menangis, lalu dikubur dalam karung goni. Warga menyaksikan evakuasi jenazah yang masih berlumur darah dan ari-ari.

Sep 15, 2026 - 03:20
Updated: 29 days ago
0 0
Bayi Baru Lahir Dikubur di Rumah Roboh Tamansari, Warga Beberkan Detik-detik Evakuasi
Bayi Baru Lahir Dikubur di Rumah Roboh Tamansari, Warga Beberkan Detik-detik Evakuasi

Warga RT 05 RW 02 Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, dihebohkan oleh kedatangan petugas kepolisian yang membawa seorang pria berinisial R (28) beserta kekasihnya, E, ke sebuah rumah roboh di kawasan tersebut, Rabu siang. Kedatangan keduanya bukan tanpa alasan, sebab R dan E datang untuk menunjukkan lokasi tempat mereka membuang jasad bayi yang baru dilahirkan.

Marlina (61), warga setempat, mengungkapkan bahwa dirinya bersama tetangga terkejut ketika polisi tiba di perumahan mereka sekitar pukul 13.00 WIB. Menurut Marlina, R yang akrab disapa Oman merupakan warga RT 07, tak jauh dari lokasi penemuan. "Sekitar jam 1 ya ke sini dibawa sama polisi, menunjukkan tempat dia membuang jenazah bayi. Warga mulai ramai setelah pelakunya dibawa ke sini," ujar Marlina kepada ANTARA di lokasi.

Dari percakapan antara polisi dan pelaku, Marlina sempat mendengar pengakuan R mengenai cara ia membuang bayi tersebut. "Jadi cuman saya dengar gini, 'Kamu pakai apa?' kata polisi gitu kan. Dia bilang dikarungin, ditaruh di situ, terus dia masukin pakai karung, terus ditimpain lagi pakai batu-batu," tuturnya menirukan dialog tersebut.

Marlina juga menyaksikan langsung proses evakuasi jenazah bayi malang itu. Ia menyebut bayi tersebut masih dalam kondisi baru lahir, lengkap dengan ari-ari dan darah yang masih menempel. "Bayi baru lahir, masih ada ari-arinya. Darah juga masih ada. Orang-orang mah pada ngelihat ya, masih ada darah. Jenazahnya dibawa pakai kantong oranye," imbuh Marlina. Setelah memberikan keterangan, R kembali digiring ke Polsek Metro Tamansari untuk pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya, Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar membenarkan penangkapan pasangan kekasih tersebut. "Inisialnya R untuk laki-laki, kemudian perempuannya E," kata Bobby saat dihubungi di Jakarta, Rabu. Ia menjelaskan bahwa jasad bayi dikubur di sebuah bangunan kosong yang sudah roboh dan tidak beratap, dengan kondisi tanah yang berantakan.

Bobby mengungkapkan bahwa kepanikan melanda kedua orang tua bayi sesaat setelah persalinan. Diduga kuat, pasangan itu langsung mengakhiri nyawa bayi dengan menutup mulutnya karena terus menangis. "Setelah panik kemudian menutup mulut, ya mulut bayi ini karena nangis ya. Setelah itu ya henti, meninggal," jelas Bobby.

Usai kejadian itu, keduanya membungkus jasad bayi perempuan tersebut dengan selimut, memasukkannya ke dalam kardus, lalu membungkusnya lagi dengan karung goni sebelum akhirnya dikubur di kawasan perumahan dekat tempat tinggal mereka. Hingga kini, R dan E masih ditahan di Polsek Tamansari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User