Patroli Dini Hari di Cakung Berujung Penangkapan, Lima Remaja dan Tiga Senjata Tajam Diamankan Polisi
Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor dan Perintis Polres Metro Jakarta Timur menangkap lima remaja yang diduga hendak tawuran di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Minggu dini hari. Petugas menyita tiga senjata tajam. Kelima remaja dan barang bukti dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan. Polisi menegaskan patroli akan terus dilakukan di lokasi rawan gangguan kamtibmas.
Aparat gabungan dari Tim Patroli Brimob Batalyon B Pelopor bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur menangkap lima remaja yang diduga akan terlibat tawuran di kawasan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari. Dari penangkapan tersebut, petugas juga menyita tiga senjata tajam yang diduga kuat berkaitan dengan rencana aksi tawuran.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, lima remaja diamankan karena diduga hendak melakukan tawuran, dan petugas turut mengamankan tiga senjata tajam.
Henik menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 03.28 WIB saat tim gabungan sedang berpatroli dan melihat sejumlah pemuda berboncengan tiga melintas di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai. Ketika petugas berupaya menghentikan mereka, kelompok tersebut justru berusaha melarikan diri sehingga anggota melakukan pengejaran.
Setelah pengejaran, petugas berhasil mengamankan lima remaja tersebut. Dari tangan mereka, polisi menemukan tiga senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Kelima remaja beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Henik menegaskan bahwa patroli gabungan merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menegaskan bahwa patroli gabungan akan dilakukan secara konsisten, terutama pada waktu dan lokasi yang rawan gangguan kamtibmas. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk turut mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat tawuran maupun membawa senjata tajam.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk turut mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat tawuran maupun membawa senjata tajam," ujar Wahyu.
Penangkapan ini menjadi pengingat akan pentingnya peran serta orang tua dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan remaja pada aksi kekerasan jalanan. Polisi memastikan akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan untuk menjaga keamanan lingkungan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)