Kura-kura Bertahan Hidup Sebulan di Bawah Reruntuhan Gempa Venezuela
Seekor kura-kura bernama Pascualina ditemukan selamat setelah terjebak selama sebulan di reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa dahsyat di Venezuela. Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi pada 24 Juni lalu menghancurkan sekitar 190 bangunan dan menewaskan lebih dari 5.500 orang. Pascualina dievakuasi dari Catia La Mar setelah jatuh dari lantai enam.
Seekor kura-kura bernama Pascualina ditemukan dalam keadaan hidup setelah terjebak selama lebih dari satu bulan di bawah reruntuhan bangunan di Venezuela. Bangunan tersebut roboh akibat gempa dahsyat yang mengguncang negara itu pada 24 Juni lalu.
Pascualina dievakuasi dari sebuah bangunan yang ambruk di Catia La Mar, sebuah kota di pesisir Venezuela. Kura-kura itu dilaporkan jatuh dari lantai enam saat gempa terjadi dan berhasil bertahan hidup di bawah reruntuhan selama lebih dari 30 hari.
Gempa yang mengguncang Venezuela tersebut memiliki kekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5. Bencana ini menghancurkan sekitar 190 bangunan dan menewaskan lebih dari 5.500 orang.
Penemuan Pascualina menjadi kabar mengejutkan di tengah duka dan kehancuran yang disebabkan oleh gempa. Proses evakuasi hewan peliharaan yang selamat dari reruntuhan menjadi perhatian tersendiri bagi tim penyelamat.
Hingga saat ini, upaya pencarian dan penyelamatan korban serta hewan yang masih terjebak di reruntuhan terus dilakukan. Kejadian ini menegaskan bahwa kehidupan dapat bertahan dalam kondisi yang sangat sulit sekalipun.
Pihak berwenang setempat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan mematuhi prosedur keselamatan. Sementara itu, kisah Pascualina memberikan secercah harapan di tengah musibah yang melanda Venezuela.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0