Elon Musk Ramal Bisnis AI SpaceX Tembus Rp8.911 Triliun per Tahun pada 2028

CEO SpaceX Elon Musk memperkirakan bisnis AI perusahaannya bisa meraup pendapatan hingga US$500 miliar atau sekitar Rp8.911,5 triliun per tahun setelah kapasitas komputasi naik drastis. SpaceX menargetkan kapasitas 10 GW pada akhir 2027, dan pendapatan AI diprediksi melampaui seluruh pendapatan SpaceX lainnya pada September 2026.

Sep 15, 2026 - 03:20
Updated: 1 month ago
0 0
Elon Musk Ramal Bisnis AI SpaceX Tembus Rp8.911 Triliun per Tahun pada 2028
Elon Musk Ramal Bisnis AI SpaceX Tembus Rp8.911 Triliun per Tahun pada 2028

CEO SpaceX Elon Musk memproyeksikan lini bisnis kecerdasan buatan (AI) perusahaannya berpotensi menghasilkan pendapatan hingga US$500 miliar per tahun, setara sekitar Rp8.911,5 triliun. Angka itu bisa tercapai setelah kapasitas komputasi AI SpaceX meningkat signifikan dari kondisi saat ini.

Saat ini kapasitas komputasi AI SpaceX berada di kisaran 1,4 gigawatt (GW). Perusahaan menargetkan kapasitas tersebut melonjak menjadi 10 GW dan mulai beroperasi pada akhir 2027.

"Nilai per watt mungkin akan berada di kisaran US$30 hingga US$50, yang berarti jika kami mengoperasikan 10 gigawatt AI pada akhir tahun depan, pendapatannya akan mencapai US$300 miliar hingga US$500 miliar per tahun," ujar Musk dalam pidato kepada karyawan SpaceX yang diunggah di X, Kamis (13/8).

Dengan asumsi kurs US$1 setara Rp17.823, proyeksi pendapatan tersebut berkisar Rp5.346,9 triliun hingga Rp8.911,5 triliun per tahun. "Angka yang besar," kata Musk.

SpaceX selama ini dikenal sebagai perusahaan antariksa pengembang roket Falcon 9 dan Falcon Heavy, wahana Dragon, serta roket Starship. Namun Musk menegaskan AI kini menjadi bagian yang semakin krusial bagi bisnis perusahaan.

Ia bahkan memperkirakan pendapatan dari AI akan melampaui seluruh sumber pendapatan SpaceX lainnya pada September 2026, dan jauh lebih besar pada kuartal IV tahun ini. "Pendapatan AI kami mungkin akan melampaui seluruh pendapatan SpaceX lainnya pada September, seperti bulan depan, dan akan jauh melampaui seluruh pendapatan SpaceX lainnya pada kuartal keempat," ujarnya. "Jadi, AI telah menjadi bagian yang sangat penting dari masa depan SpaceX."

Langkah itu sejalan dengan akuisisi xAI, perusahaan AI yang juga didirikan Musk pada 2023, oleh SpaceX pada awal tahun ini. xAI merupakan pengembang chatbot Grok dan mengoperasikan klaster superkomputer Colossus di Tennessee, Amerika Serikat.

Musk memprediksi transformasi SpaceX menuju perusahaan berbasis AI masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. "Mungkin dalam empat atau lima tahun, AI akan menjadi 99 persen dari nilai SpaceX. Lima tahun, saya yakin," katanya. "Dan nilai SpaceX akan menjadi angka yang sangat besar."

Selain itu, SpaceX berencana membangun kompleks manufaktur semikonduktor besar bernama Terafab di Texas bersama Tesla. Fasilitas itu dirancang memproduksi chip semikonduktor canggih untuk berbagai keperluan. Perusahaan juga berambisi meluncurkan satu juta satelit AI bernama "Starmind" ke orbit rendah Bumi menggunakan Starship yang masih dalam tahap pengembangan. Dalam jangka panjang, SpaceX bahkan mencakup pembangunan pabrik di Bulan untuk membuat pusat data di luar Bumi, dengan satelit AI direncanakan diluncurkan dari permukaan Bulan menggunakan electromagnetic mass driver, sistem peluncuran elektromagnetik berdaya tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User