Ketegangan Vance-Netanyahu Meningkat di Tengah Konflik AS-Iran

Wakil Presiden AS JD Vance dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan semakin bersitegang terkait kebijakan AS terhadap Iran. Perbedaan pendapat soal diplomasi dan penanganan konflik berkembang menjadi ketegangan personal. Vance menuduh Netanyahu berusaha menggagalkan nota kesepahaman AS-Iran, sementara Netanyahu mengkritik peran Vance dalam membentuk kebijakan AS. Ketegangan ini terlihat sejak Maret lalu dan terus meningkat seiring berlanjutnya konflik.

Aug 5, 2026 - 04:40
Aug 5, 2026 - 04:40
 0
Ketegangan Vance-Netanyahu Meningkat di Tengah Konflik AS-Iran
Ketegangan Vance-Netanyahu Meningkat di Tengah Konflik AS-Iran

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan semakin bersitegang terkait kebijakan AS dalam perang melawan Iran. Perbedaan pandangan yang awalnya bersifat kebijakan kini berkembang menjadi ketegangan personal di antara kedua pemimpin tersebut.

Menurut laporan Axios yang mengutip sejumlah pejabat AS dan Israel, gesekan antara Vance dan Netanyahu telah berlangsung selama beberapa bulan di balik layar. Netanyahu disebut frustrasi dengan kritik publik Vance terhadap kebijakan Israel, sementara Vance menilai Netanyahu membiarkan para pembantunya dan sekutu di media pro-Netanyahu untuk mengkritiknya dan merusak posisi politiknya.

Vance secara pribadi menuduh Netanyahu berusaha menggagalkan nota kesepahaman antara AS dan Iran. Ia juga mempertanyakan loyalitas Netanyahu kepada Presiden Donald Trump. Sementara itu, Netanyahu dalam diskusi pribadi mengkritik peran Vance dalam membentuk kebijakan AS selama konflik dengan Iran.

Seiring berjalannya konflik, Vance mengambil peran yang semakin dominan dalam kebijakan AS dan negosiasi dengan Iran. Ia menjadi pendukung utama nota kesepahaman AS-Iran, sementara Netanyahu menentang perjanjian tersebut namun memilih untuk tidak mengkritiknya secara terbuka karena memperkirakan perjanjian itu akan runtuh, seperti yang kemudian terjadi.

Pejabat AS dan Israel yang dikutip Axios menggambarkan diskusi antara kedua pemimpin berlangsung blak-blakan, meskipun mereka tetap berbeda pendapat mengenai isu-isu kunci. Vance telah muncul sebagai salah satu kritikus terkuat Netanyahu di lingkaran dalam Presiden Trump sejak awal konflik.

Ketegangan pertama kali terlihat selama percakapan telepon pada Maret lalu. Saat itu, Vance dilaporkan mengatakan kepada Netanyahu bahwa beberapa penilaian pemimpin Israel tentang jalannya perang terlalu optimis. Perbedaan pendapat ini semakin menonjol seiring berlanjutnya perang, menunjukkan adanya dinamika yang kompleks dalam hubungan AS-Israel di tengah konflik dengan Iran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0