Trump Ubah Strategi Investasi Juni 2026, Saham Meta dan Motorola Dilepas

Presiden AS Donald Trump merombak portofolio investasinya pada Juni 2026 dengan lebih dari 1.000 transaksi saham, obligasi, dan ETF senilai puluhan juta dolar. Saham Meta dan Motorola dijual, sementara sejumlah saham teknologi dan pertahanan seperti Palantir, RTX, dan Northrop Grumman aktif diperdagangkan.

Sep 19, 2026 - 02:35
Sep 19, 2026 - 02:35
 0
Trump Ubah Strategi Investasi Juni 2026, Saham Meta dan Motorola Dilepas
Trump Ubah Strategi Investasi Juni 2026, Saham Meta dan Motorola Dilepas

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah laporan keuangan mengungkap perombakan besar pada portofolio investasinya sepanjang Juni 2026. Dalam laporan yang dikutip CNBC, Sabtu (22/8), akun investasi Trump tercatat melakukan lebih dari 1.000 transaksi yang mencakup saham, obligasi, dan exchange traded fund (ETF).

Secara rinci, terdapat 1.051 transaksi sepanjang Juni dengan nilai keseluruhan berkisar antara US$78,1 juta atau sekitar Rp13,84 triliun hingga US$263,1 juta atau sekitar Rp4,66 triliun, dengan asumsi kurs Rp17.715 per dolar AS. Transaksi tersebut terdiri dari lebih dari 550 pembelian dan lebih dari 450 penjualan. Nilai pembelian sekuritas mencapai lebih dari US$49 juta, sedangkan penjualannya setidaknya US$28,5 juta.

Salah satu transaksi yang paling disorot terjadi pada 18 Juni 2026. Pada tanggal itu, akun Trump menjual saham Meta dan Motorola dengan nilai masing-masing dalam kisaran US$1 juta dan US$5 juta. Penjualan tersebut dilakukan sehari setelah pasar saham mengalami aksi jual akibat kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter, sebelum akhirnya pasar kembali menguat pada 18 Juni.

Masih di hari yang sama, Trump justru membeli saham dengan nilai kisaran yang sama, masing-masing US$1 juta dan US$5 juta, pada Berkshire Hathaway, Cintas, Visa, dan Mastercard. Langkah ini menunjukkan pergerakan strategi investasi yang cukup aktif di tengah fluktuasi pasar.

Selain Meta dan Motorola, akun investasi Trump juga gencar memperdagangkan saham perusahaan teknologi dan pertahanan. Saham Palantir Technologies beberapa kali dibeli dan dijual sepanjang Juni 2026. Pada 3 Juni, akun Trump membeli saham Palantir, lalu menjual sebagian pada 16 dan 18 Juni, sebelum membelinya kembali pada 23 dan 24 Juni.

Dua perusahaan pertahanan lain, RTX dan Northrop Grumman, juga masuk dalam laporan. Trump membeli saham RTX senilai US$100.001 hingga US$250.000 pada 12 Juni. Di hari yang sama, ia menjual saham Northrop Grumman senilai US$1.001 hingga US$15.000. Ia kemudian membeli Northrop pada 23 Juni dan menjualnya kembali pada 24 Juni.

Transaksi terbesar bulan itu terjadi pada 22 Juni, ketika akun Trump menjual saham Vanguard Dividend Appreciation ETF senilai US$25 juta. Pada tanggal yang sama, akun tersebut membeli saham Fidelity National Information Services (FIS) dan Home Depot, masing-masing senilai antara US$1 juta hingga US$5 juta. Trump juga membeli sejumlah ETF lain, termasuk iShares U.S. Treasury Bond ETF, State Street Technology Select Sector SPDR ETF, dan iShares GSCI Commodity Dynamic Roll Strategy ETF.

Secara keseluruhan, terdapat 25 transaksi pembelian dan penjualan saham, obligasi, serta ETF dalam kisaran US$1 juta hingga US$5 juta, sementara transaksi lainnya berada dalam kategori US$1 juta atau kurang. Trump juga tercatat melakukan transaksi saham Coinbase sepanjang Juni, dengan penjualan senilai US$116.003 hingga US$315.000 antara 12 dan 23 Juni, lalu membeli kembali saham senilai US$50.001 hingga US$100.000 pada 24 Juni.

Menanggapi hal ini, juru bicara Gedung Putih Davis Ingle pada Mei lalu mengatakan kepada CNBC bahwa aset Trump ditempatkan dalam sebuah trust yang dikelola oleh anak-anaknya. Ingle menegaskan tidak ada konflik kepentingan terkait aset Trump dengan anak-anaknya, dan menyatakan bahwa Trump hanya bertindak untuk kepentingan warga AS.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0