Deretan Kriminal di Jakarta: Jambret WNA India Ditangkap hingga Asap Gardu Pasar Baru Bikin Panik
Sejumlah peristiwa kriminal dan pengamanan mewarnai Jakarta pada Senin (7/9). Polisi menangkap jambret WNA India di Menteng kurang dari 24 jam, sementara satu pelaku lain masih diburu. Di sisi lain, polisi membagikan ribuan masker ke pengemudi ojol dan warga akibat abu vulkanik, serta memastikan asap hitam di Pasar Baru berasal dari korsleting gardu listrik.
Sejumlah peristiwa kriminal dan pengamanan terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Senin (7/9) dan menarik untuk disimak kembali. Mulai dari penangkapan pelaku penjambretan terhadap warga negara asing asal India di Jakarta Pusat, hingga kepulan asap hitam di kawasan Pasar Baru yang dipicu korsleting listrik pada gardu.
Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Menteng berhasil menangkap pelaku penjambretan terhadap WNA India di Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Penangkapan itu dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian pada 4 September 2026. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Sang Ngurah Wiratama, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari pemeriksaan lokasi kejadian dan analisis rekaman kamera pengawas atau CCTV, yang kemudian dicocokkan dengan data pengenalan wajah milik kepolisian.
Meski satu pelaku telah diamankan, polisi masih memburu RK yang diduga terlibat dalam aksi tersebut bersama NJ yang telah ditangkap pada Minggu (6/9). Menurut AKBP Sang Ngurah Wiratama, RK diduga berperan sebagai perampas telepon seluler korban, sedangkan NJ mengendarai sepeda motor saat keduanya beraksi.
Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membagikan 20.000 masker kepada pengemudi ojek online atau ojol. Pembagian masker dilakukan di tiga titik pangkalan, yakni Mall Gandaria City, Stasiun Kebayoran Lama, dan MRT Blok M, Jakarta, pada Senin. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah, menyatakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolda Metro Jaya.
Langkah serupa juga dilakukan Polsek Metro Kebayoran Baru yang membagikan masker kepada warga yang melintas di sekitar Mapolsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/9). Wakapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Sami Waskita Wiyata, mengatakan pembagian masker itu merupakan langkah antisipasi sekaligus bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat di tengah potensi paparan debu vulkanik.
Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Egy Irwansyah memastikan kepulan asap hitam yang sempat viral di media sosial dan membuat panik pedagang serta pembeli di kawasan pertokoan Pasar Baru, Jakarta Pusat, berasal dari korsleting listrik pada gardu. "Dipastikan asap hitam yang keluar itu akibat adanya korsleting listrik terhadap gardu. Saat ini, di lokasi sudah tidak ada lagi asap dan korsleting listrik karena pihak PLN sudah datang memperbaiki," kata Egy kepada awak media di Jakarta, Senin.
Dengan berbagai kejadian tersebut, aparat kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan maupun dampak lingkungan, seperti paparan abu vulkanik. Upaya penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat pun terus dilakukan di wilayah DKI Jakarta.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0