Mundur dari Gedung Putih, Ini 5 Momen Kontroversial Karoline Leavitt yang Bikin Heboh

Karoline Leavitt, juru bicara Trump yang berusia 28 tahun, mundur dari jabatannya. Selama 20 bulan menjabat, ia mencatat sejarah sebagai jubir termuda dan pertama yang hamil, namun juga memicu kontroversi, termasuk konfrontasi dengan wartawan dan pembatasan akses media.

Aug 18, 2026 - 02:14
Aug 18, 2026 - 02:14
 0
Mundur dari Gedung Putih, Ini 5 Momen Kontroversial Karoline Leavitt yang Bikin Heboh
Mundur dari Gedung Putih, Ini 5 Momen Kontroversial Karoline Leavitt yang Bikin Heboh

Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih yang juga juru bicara Presiden AS Donald Trump, resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Kabar ini disampaikan langsung oleh Trump, yang menyebut Leavitt akan meninggalkan jabatannya pada akhir bulan ini. Perempuan berusia 28 tahun itu telah menjabat sejak Trump kembali berkuasa pada Januari 2025 dan kerap dipuji karena setia membela agenda presiden, meski tak jarang menuai kritik karena dianggap menyebarkan informasi keliru dan membatasi kebebasan pers.

Selama 20 bulan menjabat, Leavitt meninggalkan sejumlah momen yang menjadi sorotan publik. Salah satunya adalah kebijakannya yang disebut mengendalikan pemilihan media dalam press pool, kelompok media yang meliput kegiatan harian presiden. Timnya memberikan kursi kepada "media baru" yang kerap diisi komentator konservatif dekat Trump. Langkah ini ditolak Asosiasi Koresponden Gedung Putih, dan Leavitt bahkan menjadi pihak tergugat dalam gugatan hukum dari Associated Press setelah melarang media itu bergabung dalam press pool sebagai buntut penolakan mereka menyebut Teluk Meksiko sebagai "Teluk Amerika".

Leavitt juga dikenal sebagai orang kepercayaan Trump yang paling setia. Berbeda dengan masa jabatan pertama Trump yang lima kali mengganti sekretaris pers, Leavitt bertahan lama dan kerap mendapat pujian. Namun, ia bukanlah yang terlama, karena Sarah Huckabee Sanders pernah menjabat hampir dua tahun. Meski begitu, kesetiaannya tak diragukan, terutama saat ia "pasang badan" membela Trump terkait hubungan masa lalunya dengan predator seks Jeffrey Epstein. Saat muncul surel yang menggambarkan Trump sebagai "anjing yang tidak menggonggong", Leavitt menegaskan bahwa surel tersebut tidak membuktikan kesalahan Trump.

Momen kontroversial lainnya terjadi saat Leavitt berkonfrontasi dengan wartawan. Ketika jurnalis bertanya tentang kematian Renee Good yang ditembak petugas ICE pada Januari 2026, Leavitt menyerang balik dengan menyebut wartawan itu bias dan berhaluan kiri. Ia bahkan mengatakan wartawan tersebut bukan jurnalis sejati dan tidak pantas duduk di ruangan pers. Pernyataan ini memicu perdebatan tentang kebebasan pers di era Trump.

Terlepas dari kontroversi, masa jabatan Leavitt mencatat sejarah. Pada usia 27 tahun, ia menjadi sekretaris pers termuda dalam sejarah Gedung Putih. Ia juga menjadi sekretaris pers pertama yang sedang hamil saat mengumumkan kehamilannya pada Desember tahun lalu. Leavitt bahkan menunda cuti melahirkan demi menyampaikan tanggapan resmi pemerintah terkait insiden penembakan di acara White House Correspondents' Dinner pada bulan April, dan kembali bekerja pada bulan Juli. Pengunduran dirinya menutup babak yang penuh sorotan, meninggalkan warisan yang campur aduk antara kesetiaan dan kontroversi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0