Gempa M7,0 Guncang Laut Flores, PLN Kerahkan Tim Pemulihan Listrik untuk Fasilitas Vital
Pascagempa M7,0 di Laut Flores, PLN Unit Induk NTT bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan. Sejumlah pembangkit sempat padam, namun pemulihan bertahap dilakukan, dengan prioritas pada fasilitas vital seperti rumah sakit dan posko bencana. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur langsung bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan pascagempa bumi berkekuatan M7,0 yang mengguncang Laut Flores pada Sabtu (15/8) pagi. Gempa yang terjadi sekitar pukul 06.00 WITA itu sempat memicu peringatan dini tsunami dari BMKG.
Meski petugas PLN telah bersiaga, gempa susulan yang terjadi beberapa kali berdampak pada sistem kelistrikan. Akibatnya, PLTMG Maumere dan PLTMG Rangko mengalami padam, yang kemudian menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah lokasi.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di 30 kilometer Timur Laut Mbay-Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer. Kekuatan gempa tercatat antara M7,0 hingga M7,7, dan peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan.
Saat ini, tim PLN telah melakukan pemulihan secara bertahap, baik di sisi pembangkit maupun jaringan transmisi dan gardu induk. PLTD di wilayah Labuan Bajo telah dinyatakan aman dan menjadi prioritas awal pemulihan.
PLN menegaskan bahwa keselamatan petugas dan masyarakat menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan ini. Perusahaan juga memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas vital seperti rumah sakit dan posko penanganan bencana guna mendukung kebutuhan masyarakat pascagempa.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta BPBD. Informasi terkait layanan kelistrikan dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0