Trump Balik Klaim soal Mojtaba Khamenei: Dia Terluka Parah, tapi Menurut Saya Tidak Tewas

Presiden AS Donald Trump kini meyakini Ayatollah Mojtaba Khamenei masih hidup setelah sebelumnya beberapa kali menyebut Pemimpin Tertinggi Iran itu tewas. Trump menilai Mojtaba terluka sangat parah akibat serangan udara AS dan Israel yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei. Trump juga menegaskan Selat Hormuz terbuka dan menolak Iran memiliki senjata nuklir.

Sep 29, 2026 - 20:03
Sep 29, 2026 - 20:03
 0
Trump Balik Klaim soal Mojtaba Khamenei: Dia Terluka Parah, tapi Menurut Saya Tidak Tewas
Trump Balik Klaim soal Mojtaba Khamenei: Dia Terluka Parah, tapi Menurut Saya Tidak Tewas

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengomentari kondisi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Setelah sebelumnya beberapa kali meyakini bahwa Mojtaba telah tewas, Trump kini menyatakan dugaannya berubah dan menilai tokoh tersebut masih hidup.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan penyiar radio konservatif, Glenn Beck. Menurut Trump, Mojtaba kemungkinan besar selamat dari serangan udara AS dan Israel yang menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari.

"Menurut saya dia tidak tewas. Dia terluka sangat parah. Sisi kiri tubuhnya, lengan, kaki, semuanya. Dia terluka sangat parah. Namun, menurut saya dia tidak tewas," ujar Trump dalam wawancara tersebut.

Mojtaba Khamenei resmi dipilih menggantikan sang ayah untuk memimpin Iran di tengah serangan AS dan Israel. Meski demikian, ketidakhadirannya di hadapan publik serta naiknya tokoh-tokoh senior Garda Revolusi ke tampuk kekuasaan memicu spekulasi bahwa ia mungkin telah meninggal atau tidak lagi memegang kendali penuh.

Di sisi lain, Trump berulang kali mengeklaim kemenangan atas Iran. Namun, ia belum berhasil memaksa pembukaan kembali jalur laut Selat Hormuz maupun mendesak Iran menyerahkan material nuklirnya. Trump kembali menegaskan bahwa tekanan militer dan ekonomi yang diterapkan mulai membuahkan hasil.

Trump juga bersikeras bahwa Selat Hormuz, lokasi di mana militer Iran telah mengganggu dan sebagian besar memblokir lalu lintas pelayaran, sebenarnya terbuka sepenuhnya. "Anda bisa katakan demikian, karena Selat itu memang terbuka. Banyak kapal yang kini melintasi Selat tersebut. Kami membawa kapal-kapal masuk ke sana. Ranjau-ranjau lautnya sudah disingkirkan," kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Terkait program nuklir Iran, Trump menegaskan sikapnya agar Teheran tidak dibiarkan memiliki senjata nuklir. "Kita tidak boleh membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Itulah inti persoalannya. Hal itu mencakup 99,9 persen dari masalah ini. Kita tidak boleh membiarkan mereka memilikinya karena mereka itu gila dan pasti akan menggunakannya," ujarnya.

Trump menambahkan bahwa ia sudah "menghentikan hal itu dua kali". Pernyataan tersebut melengkapi rangkaian klaimnya terkait tekanan yang ia klaim berhasil diterapkan terhadap Iran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0