Pria Kansas Ditangkap Usai Komentar Facebook Ancam Tembak Trump di Acara Kampanye

Seorang pria 24 tahun di Kansas, Jaden Read, ditangkap setelah diduga mengancam akan menembak Presiden AS Donald Trump melalui komentar di Facebook. Ancaman muncul pada unggahan tentang agenda kunjungan Trump ke Kansas untuk kampanye Senator Roger Marshall. Read mengaku tahu lokasi pidato dan telah memetakan atap-atap di sekitarnya.

Oct 21, 2026 - 20:02
Updated: 10 hours ago
0
Pria Kansas Ditangkap Usai Komentar Facebook Ancam Tembak Trump di Acara Kampanye
Pria Kansas Ditangkap Usai Komentar Facebook Ancam Tembak Trump di Acara Kampanye

Seorang pria berusia 24 tahun di Kansas, Amerika Serikat, ditangkap oleh pihak berwenang setelah diduga melontarkan ancaman penembakan terhadap Presiden AS Donald Trump. Departemen Kehakiman AS mengonfirmasi bahwa pria bernama Jaden Read itu ditangkap di Clearwater, Kansas, pada Sabtu akhir pekan lalu.

Penangkapan tersebut berawal dari komentar Read di Facebook yang berisi ancaman terhadap Trump. Komentar itu muncul pada unggahan KAKE News yang membahas agenda kunjungan Trump ke Kansas. Saat itu, Trump dijadwalkan menghadiri acara kampanye untuk Senator Partai Republik Roger Marshall di Park City pada Senin.

Dalam komentarnya, Read menulis ajakan agar Trump ditembak. Ia juga menyebut memiliki peluru kaliber 308 dan 305 serta menyatakan niat untuk membunuh Trump. Pernyataan tersebut dikutip dari ABC News.

Tidak hanya itu, Read juga menuliskan komentar terpisah yang menegaskan niatnya untuk beraksi seorang diri. Ia mengaku tahu lokasi pidato Trump akan berlangsung dan telah memetakan atap-atap bangunan di sekitar lokasi.

Pernyataan-pernyataan Read ditanggapi serius oleh pihak berwenang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi insiden serupa dengan penembakan yang terjadi pada Juli 2024, ketika telinga Trump tertembak peluru saat ia berbicara di kampanye terbuka di Pennsylvania.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai apakah ada senjata milik Read yang diamankan selama proses penangkapan. Pihak berwenang juga belum menjelaskan apakah Read benar-benar menyusun rencana untuk menembak sang presiden.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User