Waspada! Lipatan di Telinga Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung

Lipatan diagonal di daun telinga bisa menandakan risiko penyakit jantung atau stroke. Kenali tanda Frank dan kaitannya dengan kesehatan pembuluh darah.

Aug 2, 2025 - 10:03
 0
Waspada! Lipatan di Telinga Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung

Jakarta – Tubuh manusia sering memberikan petunjuk halus sebelum gangguan kesehatan muncul. Salah satu sinyal mengejutkan itu ternyata bisa terlihat di area yang jarang disadari  yaitu daun telinga.

Menurut laporan dari Times of India, sebuah tanda yang dikenal sebagai tanda Frank atau Diagonal Earlobe Crease (DELC) menjadi sorotan karena kemungkinan keterkaitannya dengan penyakit jantung.

Tanda Frank ini berupa lipatan diagonal yang terlihat pada daun telinga, tepatnya membentang dari tragus (bagian depan telinga) menuju bagian bawah belakang telinga. Meski tampak sepele, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa lipatan ini bisa menjadi indikator adanya gangguan pada sirkulasi darah, khususnya penyumbatan arteri koroner.

Istilah tanda Frank diambil dari nama Dr. Sander T. Frank, seorang dokter yang pertama kali mencatat kehadiran lipatan ini pada 20 pasien berusia di bawah 60 tahun yang mengalami nyeri dada atau angina, dan ternyata positif mengalami penyempitan arteri koroner (aterosklerosis).

Sejak pengamatan awal tersebut, makin banyak riset dilakukan. Salah satunya dimuat dalam jurnal bergengsi New England Journal of Medicine pada tahun 1973, yang menyebut adanya korelasi antara tanda Frank dan risiko penyakit jantung koroner. Namun, meski temuan ini menarik, belum bisa dijadikan diagnosis pasti karena sifatnya masih bersifat indikatif, bukan konklusif.

Penelitian lain yang terbit pada tahun 2017 juga menyelidiki kaitan tanda Frank sebagai prediktor kondisi pembuluh darah otak atau penyakit serebrovaskular. Dalam studi tersebut, dari 241 pasien yang mengalami stroke akut, sebanyak 190 orang memiliki lipatan di daun telinga yang sesuai dengan ciri tanda Frank.

Hal ini pun diperkuat oleh pernyataan Dr. Michael Murray ND, seorang ahli pengobatan alami. Ia mengatakan bahwa seseorang dengan lipatan diagonal di telinganya memiliki risiko lebih tinggi mengalami serangan jantung atau stroke.

“Ada lebih dari 40 studi yang memperkuat hubungan ini. Memang tidak selalu 100% akurat, namun dalam banyak kasus, hasilnya mengarah ke sana,” ujar Dr. Murray.

Ia menjelaskan bahwa daun telinga memiliki jaringan pembuluh darah yang sangat kaya. Apabila aliran darah dan oksigen ke area ini terganggu, maka pembuluh darah tersebut bisa mengempis atau kolaps, dan hal inilah yang bisa membentuk lipatan diagonal tersebut.

Meskipun belum menjadi standar diagnosis medis, tanda Frank tetap dianggap sebagai indikator awal yang patut diperhatikan, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko kardiovaskular, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan gaya hidup sedentari.

Jadi, jika kamu atau orang di sekitarmu memiliki lipatan diagonal pada telinga, jangan panik  tapi sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk tes jantung dan pembuluh darah, bisa membantu mendeteksi kondisi sejak dini sebelum menjadi lebih serius.

Kesimpulannya, tubuh kita sering “berbicara” lewat cara-cara tak biasa. Salah satunya mungkin melalui daun telinga. Mendeteksi sinyal ini lebih awal bisa jadi penyelamat nyawa, terutama dalam mencegah serangan jantung mendadak atau stroke.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0