Kaki Palsu dari UPZ BAZNAS Semen Padang Ubah Hidup Rahma, Kini Bisa Mengendarai Motor dan Berjualan Ayam Lagi

Rahma Hatta, ibu rumah tangga asal Pauh, Padang, kembali mandiri setelah menerima bantuan kaki palsu dari UPZ BAZNAS Semen Padang. Sejak kecelakaan 2017, ia bergantung pada tongkat. Kini ia bisa berjalan, mengendarai sepeda motor, dan berjualan ayam untuk menopang ekonomi keluarga. Bantuan disalurkan melalui program kesehatan dan biaya kemanusiaan.

Sep 28, 2026 - 18:47
Sep 28, 2026 - 18:47
 0
Kaki Palsu dari UPZ BAZNAS Semen Padang Ubah Hidup Rahma, Kini Bisa Mengendarai Motor dan Berjualan Ayam Lagi
Kaki Palsu dari UPZ BAZNAS Semen Padang Ubah Hidup Rahma, Kini Bisa Mengendarai Motor dan Berjualan Ayam Lagi

Rahma Hatta, ibu rumah tangga asal Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, merasakan perubahan besar dalam hidupnya setelah menerima bantuan kaki palsu dari Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, di Kantor UPZ BAZNAS Semen Padang pada Senin (31/8/2026).

Sebelumnya, Rahma harus mengandalkan tongkat untuk beraktivitas sejak kehilangan kaki kirinya akibat kecelakaan pada 2017. Kondisi ekonomi keluarganya yang terbatas, dengan suami bekerja sebagai buruh harian lepas berpenghasilan tidak tetap, membuatnya sulit mendapatkan alat bantu yang memadai. Informasi mengenai bantuan kaki palsu ia peroleh dari media sosial, lalu ia mengajukan permohonan ke kantor UPZ BAZNAS Semen Padang.

Permohonan itu ditindaklanjuti dengan kunjungan ke kediaman Rahma, proses asesmen, hingga akhirnya bantuan direalisasikan. Kini, Rahma tidak hanya mampu berjalan lebih baik, tetapi juga sudah bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam untuk membantu perekonomian keluarga. "Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa berjalan kembali dengan baik. Saya juga sudah bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam," ujar Rahma.

Penanganan kaki palsu Rahma dilakukan melalui Ade Orthopros, workshop yang bergerak di bidang pembuatan dan penanganan alat bantu ortopedi, rehabilitasi medis, tumbuh kembang, serta kaki dan tangan palsu. Ahli Ortotis Prostetis Orthopros, Ade Saputra, menyebut Rahma bukan pasien baru. Ia telah ditangani sejak 2017 dan sebelumnya menggunakan tongkat biasa. Pada penanganan terbaru, dilakukan penggantian komponen socket pada kaki palsu untuk menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pengguna.

"Sekarang kondisinya sangat baik. Ibu Rahma sudah bisa berjalan, beraktivitas, mengendarai sepeda motor, bahkan sudah kembali berjualan ayam," kata Ade. Workshop Ade Orthopros berlokasi di Kompleks Polamas Blok B No. 3, Andalas, Kota Padang, dan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memastikan alat bantu mampu menunjang mobilitas penerima manfaat.

Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kaki palsu merupakan bagian dari program kesehatan dan biaya kemanusiaan. Menurutnya, dana zakat yang dihimpun diupayakan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan alat bantu seperti kaki palsu, kata Akmal, berdampak lebih luas karena tidak hanya membantu kesehatan dan mobilitas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri serta membuka kesempatan beraktivitas produktif.

"Melalui penyaluran dana zakat ini, kami berharap kualitas hidup Bu Rahmah dapat meningkat secara optimal. Semoga beliau dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih maksimal dan penuh keberkahan," ujar Akmal.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengapresiasi langkah UPZ BAZNAS Semen Padang yang terus menghadirkan program kemanusiaan dengan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurut Win, bantuan kaki palsu bagi Rahma menunjukkan bahwa pengelolaan dana zakat tidak sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu penerima manfaat kembali mandiri dan produktif.

"Kami mengapresiasi UPZ BAZNAS Semen Padang yang terus menghadirkan manfaat nyata melalui penyaluran dana zakat. Bantuan seperti ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat kuat karena memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk kembali beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidupnya," ujar Win. Ia menambahkan, semangat kepedulian tersebut merupakan bagian dari nilai yang terus dibangun PT Semen Padang dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.

Bagi Rahma, bantuan kaki palsu ini menjadi titik penting untuk kembali membangun kemandirian. Keterbatasan yang sebelumnya membuat aktivitasnya terbatas di rumah kini mulai teratasi. Kisah Rahma menunjukkan bahwa kebermanfaatan zakat dapat diwujudkan dalam bentuk konkret, tidak hanya membantu seseorang berjalan, tetapi juga mengembalikan kemandirian, membuka ruang produktivitas, dan menumbuhkan harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0