IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Beberkan Target dan Saham Pilihannya
IHSG diproyeksi menguat pada perdagangan Rabu (26/8) dengan target area 6.570-6.600, meski koreksi jangka pendek ke 6.429-6.453 tetap perlu dicermati. Analis MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas menyoroti level support-resistance serta merekomendasikan sejumlah saham. Sebelumnya IHSG ditutup melemah 0,37 persen ke level 6.501.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali bergerak positif pada perdagangan Rabu (26/8). Proyeksi itu disampaikan Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana yang menilai indeks masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, kendati potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.
Dalam riset hariannya, Herditya memperkirakan IHSG berpeluang menguat menuju area 6.570 hingga 6.600. Meski begitu, ia mengingatkan investor untuk mencermati kemungkinan koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.453.
Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.373 dan 6.272, dengan resistance di level 6.599 dan 6.705. Sejumlah saham pun direkomendasikan, yakni ANTM, PGAS, PTBA, dan TINS.
Pandangan berbeda datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia menilai indeks saham berpotensi melanjutkan koreksi setelah mengawali pekan dengan pelemahan akibat gagal ditutup di atas resistance 6.545 pada pekan lalu.
Menurut Ivan, apabila IHSG tertekan hingga menembus level 6.453, indeks berpotensi melemah lebih lanjut untuk menguji support 6.352 yang berdekatan dengan support dinamis SMA-20. Ia memprediksi IHSG bergerak di level support 6.453, 6.352, 6.230, dan 6.080, serta resistance 6.666, 6.835, dan 6.916.
Ivan turut merekomendasikan sejumlah saham, yaitu AADI, ADRO, AMRT, BBNI, dan CPIN.
Sebagai gambaran, IHSG ditutup di level 6.501 pada perdagangan Senin (24/8) sore. Indeks saham melemah 24,02 poin atau minus 0,37 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp14,29 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 35,88 miliar saham. Pada penutupan terakhir, sebanyak 259 saham menguat, 367 saham terkoreksi, dan 166 saham stagnan.
Catatan redaksi: berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0