Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS di Kuwait

Militer Iran mengklaim telah menyerang fasilitas strategis AS di Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber, Kuwait, menggunakan drone pada Jumat (31/7). Serangan ini sebagai balasan atas serangan AS di Pulau Qeshm. Target meliputi hanggar, sistem komunikasi satelit, dan gudang peralatan militer. Kuwait belum mengonfirmasi serangan tersebut. Sebelumnya, IRGC juga menyerang pangkalan AS di Yordania.

Aug 5, 2026 - 04:40
Aug 5, 2026 - 04:40
 0
Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS di Kuwait
Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS di Kuwait

Militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap sejumlah fasilitas strategis militer Amerika Serikat di Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber, Kuwait, pada Jumat (31/7). Tindakan ini merupakan bagian dari rentetan aksi balasan Iran terhadap serangan-serangan AS yang menargetkan wilayahnya.

Dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita Tasnim, militer Iran menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar hanggar, sistem komunikasi satelit, serta gudang penyimpanan peralatan militer. Pangkalan di Kuwait itu dianggap sebagai pusat penting bagi operasi pengintaian udara dan dukungan operasional militer AS di kawasan.

Serangan ini dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap sebuah rumah warga di Pulau Qeshm. Hingga Jumat dini hari waktu setempat, militer Kuwait maupun media pemerintah negara tersebut belum memberikan konfirmasi resmi mengenai serangan yang diklaim Iran tersebut melalui akun media sosial berbahasa Inggris mereka.

Selama konflik dengan AS berlangsung, Iran telah berulang kali melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur Amerika di negara-negara Arab, termasuk Kuwait. Pada Kamis (30/7), Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melaporkan telah melakukan serangan balasan terhadap AS.

Sebelumnya, IRGC juga mengklaim telah menyerang Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania, yang menjadi lokasi penempatan jet tempur F-35 AS. Serangan tersebut menargetkan landasan parkir pesawat dan hanggar perawatan menggunakan sejumlah rudal balistik.

Dalam pernyataan yang ditujukan kepada Yordania, IRGC menyatakan bahwa serangan itu merupakan respons atas serangan AS di Pulau Qeshm yang menewaskan sepasang suami istri beserta anak mereka. IRGC mengklaim serangan tersebut menghancurkan tiga pesawat tempur F-35 secara total serta menyebabkan kerusakan berat pada tiga pesawat lainnya.

Klaim-klaim Iran ini belum diverifikasi secara independen, dan belum ada tanggapan resmi dari pihak AS maupun Kuwait mengenai kebenaran serangan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0