Hornet Resmi Hilang dari App Store dan Play Store, Komdigi Kini Bidik Aplikasi Hornet Live

Komdigi memastikan aplikasi Hornet sudah dihapus dari App Store dan Play Store. Namun, Komdigi menemukan aplikasi serupa bernama Hornet Live yang masih tersedia dan tengah diproses. Penghapusan Hornet dilakukan imbas dugaan kampanye LGBTIQ+ serta ketidakpatuhan platform tersebut mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik di Indonesia.

Sep 26, 2026 - 10:14
Sep 26, 2026 - 10:14
 0
Hornet Resmi Hilang dari App Store dan Play Store, Komdigi Kini Bidik Aplikasi Hornet Live
Hornet Resmi Hilang dari App Store dan Play Store, Komdigi Kini Bidik Aplikasi Hornet Live

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan aplikasi Hornet telah dihapus dari dua toko aplikasi besar, Apple App Store dan Google Play Store. Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar kepada CNNIndonesia.com, Rabu (26/8).

"Saat ini aplikasi Hornet telah dihapus dari App Store dan Play Store," ujar Alexander Sabar, yang akrab disapa Alex.

Meski begitu, Komdigi tidak serta-merta menghentikan pengawasan. Alex mengungkapkan pihaknya menemukan aplikasi serupa dengan nama sedikit berbeda, yakni Hornet Live, yang masih tersedia di toko aplikasi. Menurutnya, aplikasi tersebut kini tengah dalam proses pengajuan.

"Namun, Komdigi kembali menemukan aplikasi dengan nama Hornet Live yang tersedia dan saat ini sedang dalam proses pengajuan," tambah Alex.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Rabu (26/8), aplikasi Hornet memang sudah tidak dapat ditemukan di App Store maupun Play Store. Namun, kedua toko aplikasi itu masih memuat aplikasi lain bernama Hornet Live dan Hornet Stories yang juga dipasarkan oleh Queer Networks Inc, pemilik aplikasi Hornet.

Sebelumnya, Komdigi meminta Google Play Store dan Apple App Store menghapus aplikasi Hornet dari layanan yang dapat diakses pengguna di Indonesia. Permintaan itu muncul imbas dugaan kampanye LGBTIQ+ di platform tersebut.

Komdigi menyatakan telah menerima aduan masyarakat mengenai dugaan keterkaitan Hornet dengan kampanye LGBTIQ+ yang dinilai tidak sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku di Indonesia. Aduan itu menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam mengawasi platform Hornet.

"Komdigi menerima aduan dari masyarakat mengenai keterkaitan platform Hornet dengan kampanye LGBTIQ+. Hal ini menjadi perhatian karena ada nilai, norma, dan ketentuan hukum yang harus dihormati oleh setiap platform yang beroperasi di Indonesia," kata Alex dalam keterangan resmi, Sabtu (15/8).

Menurut Alex, persoalan Hornet tidak hanya berkaitan dengan muatan konten. Komdigi juga menyoroti kepatuhan platform tersebut dalam mendaftarkan diri sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.

"Dari awal Hornet tidak pernah mendaftarkan diri sebagai PSE di Indonesia. Ini merupakan persoalan kepatuhan yang harus kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tuturnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0