London Buka Akses Teknologi Rudal, Ukraina Berpeluang Produksi Storm Shadow Sendiri

Inggris berencana membuka akses teknologi rudal bagi Ukraina agar rudal jelajah SCALP atau Storm Shadow bisa diproduksi di Ukraina pada akhir tahun ini. Deklasifikasi komponen rudal menjadi langkah kunci. PM Inggris Andy Burnham menegaskan dukungan penuh saat berkunjung ke Kyiv. Rusia merespons dengan kemarahan dan menuduh Inggris terlibat dalam perang.

Sep 26, 2026 - 10:14
Sep 26, 2026 - 10:14
 0
London Buka Akses Teknologi Rudal, Ukraina Berpeluang Produksi Storm Shadow Sendiri
London Buka Akses Teknologi Rudal, Ukraina Berpeluang Produksi Storm Shadow Sendiri

Pemerintah Inggris mengambil langkah baru dalam mendukung Ukraina dengan membuka akses teknologi rudal jelajah mereka. Langkah ini memungkinkan Ukraina memproduksi sendiri rudal rancangan London atau Paris di wilayahnya. Rencana tersebut diharapkan terealisasi pada akhir tahun ini.

Paris dan Kyiv memang berambisi membangun jalur produksi rudal jelajah Système de Croisade Autonome a Longue Portée - Emploi General (SCALP) atau Storm Shadow di Ukraina. Untuk mencapai tujuan itu, deklasifikasi informasi mengenai komponen rudal buatan Inggris menjadi kunci utama. Tanpa langkah tersebut, produksi di Ukraina akan sulit diwujudkan.

Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, menyampaikan komitmen negaranya saat mengunjungi Kyiv dalam rangka memperingati kemerdekaan Ukraina pada Senin (24/8). "Rakyat Ukraina tak perlu ragu. Inggris mendukung Anda hari ini dan selama diperlukan," ujar Burnham dalam pernyataan resmi yang dikutip CNN. Ia menegaskan bahwa keamanan Ukraina adalah keamanan Inggris.

Burnham juga diketahui memimpin Koalisi Negara-negara yang Bersedia (Coalition of the Willing), sebuah aliansi internasional yang disiapkan untuk membantu Ukraina jika bantuan dari Amerika Serikat berkurang. Keberadaan koalisi ini menjadi sinyal bahwa dukungan Eropa terhadap Kyiv tidak akan surut.

SCALP merupakan senjata jarak jauh dengan persenjataan konvensional yang mampu melakukan serangan dari kejauhan. Ukraina selama ini menggunakan versi impor untuk menyerang target selama perang dengan Rusia. Menurut proyek Ancaman Rudal di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), rudal Storm Shadow dilengkapi mesin turbojet, memiliki jangkauan 550 km, dan mampu membawa hulu ledak hingga 400 kilogram.

Rudal SCALP ditembakkan dari jet tempur Su-24 atau Mirage 2000 milik Ukraina. Senjata ini terbang mengikuti kontur medan untuk menghindari pertahanan udara lawan. Ukraina memanfaatkannya untuk menyerang bunker komando atau target militer yang terpendam. Hingga kini, Inggris dan Prancis belum mengumumkan berapa banyak rudal SCALP/Storm Shadow yang telah dipasok ke Ukraina.

Langkah Inggris tersebut memicu kemarahan Rusia. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menuduh Inggris terlibat dalam perang. "Dan menambah bahan bakar ke dalam api," ujar Peskov menanggapi rencana deklasifikasi teknologi rudal itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0