Empat Jasad Ditemukan di Jeju, Polisi Diduga Tutup 200 Kasus Orang Hilang Selama 17 Bulan

Empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan tewas di Pulau Jeju, Korea Selatan, dalam tiga hari terakhir. Kasus ini mencuat setelah Pengadilan Distrik Jeju mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap seorang polisi yang diduga memalsukan sekitar 200 kasus orang hilang selama 17 bulan, termasuk kasus Jang Mi Ran yang jasadnya ditemukan setelah 104 hari menghilang.

Sep 29, 2026 - 12:03
Sep 29, 2026 - 12:03
 0
Empat Jasad Ditemukan di Jeju, Polisi Diduga Tutup 200 Kasus Orang Hilang Selama 17 Bulan
Empat Jasad Ditemukan di Jeju, Polisi Diduga Tutup 200 Kasus Orang Hilang Selama 17 Bulan

Pulau Jeju, Korea Selatan, diguncang rangkaian penemuan jasad dalam tiga hari terakhir. Empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang kepada polisi akhirnya ditemukan tewas di sejumlah lokasi berbeda di pulau tersebut.

Kasus ini mencuat ke permukaan setelah Pengadilan Distrik Jeju pada Selasa (25/8) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap seorang polisi. Polisi tersebut diduga menutup kasus orang hilang secara tidak sah, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Yonhap. Dugaan yang dihadapi tidak main-main, yakni memalsukan sekitar 200 kasus orang hilang selama 17 bulan.

Salah satu korban adalah pria berusia sekitar 70-an. Jasadnya ditemukan oleh penjaga Pantai Jeju di perairan dekat Sinheung Ri, Jocheon Eup, Kota Jeju, pada Minggu sekitar pukul 15.04 waktu setempat. Seorang nelayan yang menemukan jasad tersebut langsung melaporkannya kepada layanan darurat, dikutip dari Joong Ang. Penjaga pantai kemudian memastikan pria itu telah dilaporkan hilang ke Kantor Polisi Jeju Dongbu pada Sabtu. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.

Pada Senin, petugas menemukan jasad seorang perempuan bernama Jang Mi Ran, 37 tahun. Jang dilaporkan hilang sejak Mei dan jasadnya ditemukan sekitar pukul 10.46, atau 104 hari setelah ia menghilang. Lokasi penemuan berada di dekat tempat penginapan yang selama ini ia tinggali, dan polisi memastikan jasad tersebut teridentifikasi sebagai Jang.

Penanganan kasus Jang menyisakan persoalan. Petugas yang menangani laporan kehilangannya diduga menutup laporan tersebut secara tidak semestinya saat laporan pertama dibuat. Pencarian baru dilakukan kembali setelah keluarga Jang mengajukan laporan kehilangan untuk kedua kalinya pada bulan lalu.

Korban ketiga ditemukan tewas di dekat sebuah lembah di Aewol Eup, Kota Jeju, pada Senin sekitar pukul 09.35 waktu setempat. Orang tersebut sebelumnya juga telah dilaporkan hilang kepada polisi. Sementara itu, seorang pria berusia 60-an ditemukan tewas di Songdang Ri, Gujwa Eup, pada Sabtu. Ia dilaporkan hilang sejak 2 Juli.

Penyidik menemukan dugaan bahwa petugas yang menangani kasus Jang juga menutup kasus pria tersebut secara tidak semestinya. Keluarga pria itu kembali melaporkan kehilangan kepada polisi pada Jumat, dan pencarian dilancarkan setelah laporan diterima.

Pengadilan memulai sidang surat perintah penangkapan terhadap polisi itu pada pukul 14.30 waktu setempat. Ia menghadapi tuduhan kelalaian tugas, pemalsuan catatan elektronik publik, serta penghalangan tugas resmi melalui penipuan. Selain itu, ia diduga menutup kasus hilangnya Jang secara prematur pada Mei tanpa memastikan keselamatannya, dan diduga menghapus informasi Jang dari sistem profil orang hilang milik kepolisian.

Polisi tersebut sempat ditahan pada Sabtu, namun dibebaskan pada Senin setelah pengadilan meninjau legalitas penahanannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0