BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 30 Juli-1 Agustus 2026. Sejumlah wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat, seperti Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan. Angin kencang berpotensi terjadi di Bali, Banten, Jawa Barat, dan lainnya. Tidak ada wilayah berstatus Siaga atau Awas. Meski El Nino kuat, hujan lokal masih mungkin terjadi.

Aug 5, 2026 - 04:40
Aug 5, 2026 - 04:40
 0
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Peringatan ini mencakup potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 31 Juli 2026.

Berdasarkan informasi BMKG, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada meliputi Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan. Sementara itu, tidak ada wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga, maupun hujan ekstrem dengan kategori Awas.

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah daerah, yaitu Bali, Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk mewaspadai dampak yang mungkin ditimbulkan.

Peringatan ini dikeluarkan di tengah kondisi El Nino yang masih kuat. Indeks Niño 3.4 tercatat sebesar +2,26, sementara Southern Oscillation Index (SOI) mencapai -28,2. Kondisi tersebut mengindikasikan El Nino dengan intensitas kuat yang berpotensi semakin menguat dan dapat menghambat pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Meskipun demikian, BMKG menyatakan peluang terjadinya hujan masih ada di beberapa wilayah. Hal ini didukung oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprakirakan mulai memasuki wilayah Indonesia, serta keberadaan Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin yang melintasi sebagian wilayah Sumatra. Kedua fenomena tersebut diprediksi mendukung pembentukan awan hujan.

Selain itu, sirkulasi siklonik diprakirakan terbentuk di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina dan di utara Papua Nugini. Sistem ini dapat membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertemuan serta penumpukan massa udara, sehingga berpotensi memicu hujan di sekitarnya.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi peningkatan kecepatan angin permukaan di sejumlah perairan dalam beberapa hari ke depan. Hal ini dapat memicu kenaikan tinggi gelombang laut di wilayah perairan tersebut, sehingga perlu diwaspadai oleh nelayan dan pelaku transportasi laut.

Secara umum, kondisi kering diprakirakan masih dominan, namun hujan dengan intensitas ringan hingga lebat tetap berpeluang terjadi, terutama di wilayah yang dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer, sirkulasi siklonik, serta daerah konvergensi dan konfluensi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0