SCF 2026 Ditutup, Transaksi UMKM Sumbar Capai Rp2,74 Miliar Berkat Komitmen Buyer Taiwan

Sumatera Barat Creative Economy Festival (SCF) 2026 resmi ditutup setelah tiga hari digelar di Hotel Pangeran Beach, Padang. Total transaksi langsung, daring, dan komitmen bisnis dengan buyer Taiwan mencapai Rp2,74 miliar. Ajang ini melibatkan lebih dari 60 UMKM dan dikunjungi ribuan orang.

Sep 17, 2026 - 02:43
Sep 17, 2026 - 02:43
 0
SCF 2026 Ditutup, Transaksi UMKM Sumbar Capai Rp2,74 Miliar Berkat Komitmen Buyer Taiwan
SCF 2026 Ditutup, Transaksi UMKM Sumbar Capai Rp2,74 Miliar Berkat Komitmen Buyer Taiwan

Sumatera Barat Creative Economy Festival (SCF) 2026 resmi berakhir pada Minggu (30/8) setelah digelar selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026, di Hotel Pangeran Beach, Padang. Kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama pemerintah daerah ini ditutup oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram, bersama Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Selama tiga hari pelaksanaan, penjualan langsung di ajang SCF 2026 tercatat sementara sebesar Rp917.762.200. Rinciannya, penjualan hari pertama mencapai Rp289.908.800, hari kedua Rp375.989.900, dan hari ketiga Rp251.863.500. Sementara itu, penjualan secara daring selama Agustus 2026 hingga pelaksanaan SCF mencapai Rp1.337.300.000.

Dengan demikian, total sementara penjualan langsung dan daring mencapai Rp2.255.062.200. Angka itu bertambah setelah SCF 2026 menghasilkan Letter of Intent (LOI) atau komitmen transaksi dengan buyer asal Taiwan senilai Rp490.800.000. Jika digabungkan, total transaksi serta potensi kerja sama sementara menembus Rp2.745.862.200.

Menurut Mohamad Abdul Majid Ikram, capaian tersebut membuktikan SCF bukan sekadar ajang promosi produk UMKM. Kegiatan ini juga membuka peluang transaksi, perluasan pasar, dan pembangunan jejaring usaha. "SCF 2026 tidak berhenti pada kegiatan pameran dan penjualan produk. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses membawa UMKM dari produk yang baik menjadi bisnis yang kuat, dari pasar lokal menuju pasar yang lebih luas, serta dari potensi menjadi prestasi," ujarnya.

SCF 2026 mengusung tema "Creative Culture for Digital and Sustainable Future: Mendorong Daya Saing Ekonomi Kreatif Sumatera Barat Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital". Ajang ini melibatkan lebih dari 60 UMKM dari berbagai sektor ekonomi kreatif, dengan produk unggulan seperti wastra, fesyen, kriya, makanan dan minuman olahan, kopi, teh, hingga produk kreatif berbasis keberlanjutan.

Pengunjung juga mendapat edukasi mengenai QRIS, Cinta, Bangga, Paham Rupiah, pelindungan konsumen, ekonomi dan keuangan syariah, literasi keuangan, serta transformasi digital. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 2.000 orang pada hari pertama dan diperkirakan sekitar 2.000 orang pada hari kedua, sehingga total sekitar 4.000 orang hadir selama dua hari pertama. Jumlah pengunjung pada hari penutupan masih dalam proses rekapitulasi.

Selain pameran dan transaksi UMKM, SCF 2026 menghadirkan SCF Forum, SCF Competition, serta berbagai pertunjukan hiburan dan budaya. Forum tersebut diisi dengan talkshow, lokakarya, dan business matching yang membahas perencanaan keuangan, pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk pemasaran, digitalisasi, pelindungan data, ekspor, ekonomi hijau, kesehatan, ekonomi syariah, hingga pengembangan fesyen.

Sejumlah kegiatan turut memeriahkan festival, di antaranya kompetisi paduan suara Dharma Wanita Persatuan, lomba menggambar dan mewarnai tingkat sekolah dasar, Bankers Competition, Fashion Show Competition, pertunjukan seni budaya, serta penampilan musisi lokal dan nasional. Pada hari terakhir, kegiatan juga diramaikan Fun Walk SCF 2026 dan talkshow kesehatan bersama dr. Reisa Broto Asmoro.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan SCF 2026. Menurutnya, sinergi pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, perbankan, akademisi, komunitas, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar UMKM Sumatera Barat semakin kompetitif. Bank Indonesia berkomitmen melanjutkan penguatan kapasitas usaha, digitalisasi, akses pembiayaan, perluasan pasar, serta fasilitasi ekspor bagi UMKM. Berakhirnya SCF 2026 diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih luas sehingga produk unggulan Sumatera Barat mampu berkembang berkelanjutan dan menembus pasar nasional maupun global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0