Pemko Padang Panjang Siapkan Beasiswa Penuh untuk Lulusan Kedokteran di PTN

Pemerintah Kota Padang Panjang berkomitmen memberikan beasiswa penuh bagi siswa yang lolos ke Fakultas Kedokteran di PTN. Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan hal ini saat mengunjungi SMP Negeri 1 Padang Panjang. Selain itu, ia mengajak siswa disiplin belajar, menjauhi rokok dan judi, serta meminta sekolah mendata siswa yang membutuhkan seragam untuk dibantu Baznas. Diskusi juga membahas penguatan bahasa asing dan kebersihan sekolah.

Aug 5, 2026 - 04:40
Aug 5, 2026 - 04:40
 0
Pemko Padang Panjang Siapkan Beasiswa Penuh untuk Lulusan Kedokteran di PTN
Pemko Padang Panjang Siapkan Beasiswa Penuh untuk Lulusan Kedokteran di PTN

Pemerintah Kota Padang Panjang menyiapkan beasiswa penuh bagi putra-putri daerah yang diterima di Fakultas Kedokteran perguruan tinggi negeri (PTN). Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak tenaga medis berkualitas dari daerah.

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan komitmen tersebut saat mengunjungi SMP Negeri 1 Padang Panjang, Jumat (31/7/2026). Ia menegaskan pemerintah akan memperjuangkan pembiayaan kuliah bagi setiap siswa yang berhasil masuk Fakultas Kedokteran PTN.

Hendri mengatakan, pemerintah kota berkomitmen memberikan beasiswa penuh bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan ke jurusan kedokteran di kampus negeri. Ia juga mengajak para pelajar untuk belajar lebih disiplin sejak dini dan memanfaatkan waktu untuk meningkatkan prestasi akademik serta mengembangkan kemampuan melalui teknologi.

Dalam kesempatan itu, Hendri mengingatkan siswa agar tidak menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Ia meminta mereka menjauhi rokok, judi, dan pergaulan yang dapat menghambat masa depan. Ia juga berpesan agar siswa rajin belajar, serius, tekun, dan menggunakan handphone untuk belajar serta mencari ilmu.

Selanjutnya, Hendri meminta pihak sekolah mendata siswa yang belum memiliki seragam. Data tersebut kemudian diserahkan kepada Baznas Kota Padang Panjang agar siswa yang membutuhkan segera memperoleh bantuan.

Setelah itu, Hendri berdiskusi dengan kepala sekolah dan para guru. Mereka membahas penguatan pembelajaran bahasa Inggris, Jepang, dan Mandarin sebagai bekal menghadapi persaingan pendidikan maupun dunia kerja.

Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dengan demikian, sekolah dapat menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0