Malaysia Hubungi Jumhur soal Asap Karhutla, Dua Negara Sepakati Langkah Pencegahan
Menteri Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan Malaysia Arthur Joseph Kurup menghubungi Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat untuk membahas penanganan asap karhutla. Kedua negara sepakat meningkatkan langkah pencegahan kabut asap lintas batas, terutama menjelang El Nino yang diperkirakan menguat pada Oktober 2026. Sebanyak 29 wilayah di Malaysia termasuk Kuala Lumpur tercatat memiliki kualitas udara tidak sehat.
Menteri Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan (NRES) Malaysia, Datuk Seri Arthur Joseph Kurup, melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Pembicaraan keduanya berfokus pada upaya penanganan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang berdampak lintas batas.
Dalam komunikasi tersebut, Arthur menyatakan bahwa Indonesia dan Malaysia telah mencapai kesepakatan untuk memperkuat langkah pencegahan guna mengatasi kabut asap lintas batas sekaligus menjaga kualitas udara di kedua negara. Kesepakatan ini dinilai penting mengingat fenomena El Nino diperkirakan akan menguat menjelang Oktober 2026, bertepatan dengan Muson Barat Daya.
"Mengingat fenomena El Nino. Diperkirakan akan menguat menjelang Oktober 2026, bertepatan dengan Muson Barat Daya. Kedua negara berkomitmen penuh untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan dini," ujar Arthur, mengutip Bernama, Selasa (25/8).
Komitmen tersebut khususnya disiapkan menjelang perayaan Hari Nasional ke-69 yang dijadwalkan berlangsung di Dataran Putrajaya pada 31 Agustus, serta perayaan Hari Malaysia yang akan digelar di Kuching, Sarawak pada 16 September. Arthur juga menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas pemberian izin resmi bagi operasi penyemaian awan yang melintasi wilayah udara Indonesia dan menyasar kawasan sepanjang perbatasan kedua negara.
Selain itu, Arthur mengungkapkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Nasional (NADMA) dan Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) tengah menyusun jadwal untuk menggelar operasi gabungan bersama Angkatan Bersenjata Indonesia. Ia menegaskan Malaysia selalu mendukung langkah cepat Pemerintah Indonesia dalam memitigasi karhutla. NRES melalui Departemen Lingkungan Hidup dan MetMalaysia juga akan terus memantau secara ketat aktivitas titik panas atau hotspot, kualitas udara ambien, serta menjaga komunikasi erat dengan Pemerintah Indonesia.
Saat ini kabut asap dilaporkan menerjang sejumlah wilayah di Malaysia akibat karhutla di Indonesia. Kementerian Kesehatan Malaysia menyarankan masyarakat yang terdampak untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika indeks udara melebihi angka 100, dan segera memeriksakan diri jika mengalami sesak napas atau batuk berkepanjangan.
Berdasarkan indeks kualitas udara Malaysia Air Pollutant Index Management System (APIMS) pada Selasa (25/8) pukul 16.00 waktu setempat, tercatat 29 wilayah di Malaysia termasuk Kuala Lumpur masuk kategori tidak sehat (unhealthy). Menanggapi kabut asap lintas batas ini, Malaysia memilih menggunakan jalur ASEAN untuk mengatasi masalah tersebut karena bagi mereka kabut asap merupakan persoalan kawasan.
Di sisi lain, Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi karhutla. Pemadam kebakaran, badan penanggulangan bencana, militer, hingga polisi dikerahkan untuk saling bekerja sama memadamkan kebakaran. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura untuk tidak menyalahkan dampak karhutla di wilayah Indonesia.
Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Berton Pandjaitan menegaskan bahwa karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara. Menurutnya, penanganan karhutla perlu dilakukan bersama tanpa memperdebatkan sumber asap secara sembarangan. "Jadi pendekatan kita bukan saling menyalahkan, tetapi bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya dan bersama-sama mengurangi dampak asap lintas batas," ujar Berton dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0