Meta Setuju Bayar Rp302 Triliun, Anak-Anak Bakal Dibatasi Main Instagram dan Facebook

Meta mencapai kesepakatan senilai US$17 miliar atau sekitar Rp302 triliun dengan sejumlah negara bagian AS terkait keamanan anak di media sosial. Selain membayar denda, Meta wajib menerapkan sejumlah fitur perlindungan anak di Instagram dan Facebook, termasuk pembatasan akses maksimal dua jam sehari serta pemblokiran otomatis pada tengah malam hingga jam 6 pagi.

Sep 29, 2026 - 07:33
Sep 29, 2026 - 07:33
 0
Meta Setuju Bayar Rp302 Triliun, Anak-Anak Bakal Dibatasi Main Instagram dan Facebook
Meta Setuju Bayar Rp302 Triliun, Anak-Anak Bakal Dibatasi Main Instagram dan Facebook

Meta resmi mencapai kesepakatan dengan sejumlah negara bagian Amerika Serikat dalam kasus keamanan pengguna anak di media sosial. Nilai kesepakatan yang disepakati mencapai US$17 miliar atau setara Rp302 triliun, dan diumumkan oleh Departemen Kehakiman California pada Rabu (26/8).

Kesepakatan ini sekaligus mengakhiri tuntutan hukum dari California bersama sejumlah negara bagian lain yang menuduh Meta sengaja membuat anak-anak kecanduan platform besutannya dan menutupi dampak buruk yang ditimbulkan. Jaksa Agung California Rob Bonta menyatakan kesepakatan tersebut akan membuat media sosial lebih aman bagi anak-anak dan membawa perubahan besar bagi keluarga.

Menurut Kantor Bonta, ketentuan dalam kesepakatan mencakup perubahan signifikan pada Meta untuk mengurangi risiko bahaya dari platform-platform milik perusahaan Mark Zuckerberg itu. Meta diwajibkan membayar US$17 miliar kepada negara-negara bagian AS dalam jangka waktu 10 tahun.

Sebagai bagian dari aturan baru, anak-anak hanya boleh mengakses platform Meta maksimal dua jam sehari. Akses ke aplikasi seperti Instagram dan Facebook akan diblokir otomatis dari tengah malam hingga jam 6 pagi, kecuali orang tua memberikan izin khusus. Pengguna anak juga tidak akan menerima notifikasi antara pukul 22.00 hingga 07.00 maupun pada jam sekolah.

Meta juga harus mengubah fitur aplikasinya agar lebih ramah bagi kesehatan mental anak. Jumlah like akan disembunyikan dan penggunaan filter beauty dilarang. Anak-anak diberi pilihan untuk menonaktifkan feed otomatis yang dirancang algoritma agar mereka betah berlama-lama berselancar di media sosial.

Selain itu, Meta wajib melaporkan pelaksanaan aturan kepada auditor independen dan menerapkan metode verifikasi yang lebih ketat untuk mengidentifikasi usia pengguna. Menurut Meta, sebagian besar fitur anak akan tetap diterapkan selama periode 10 tahun yang sama.

Kesepakatan ini mengakhiri persidangan yang diajukan California dan koalisi negara bagian lainnya di Pengadilan Oakland. Dengan penyelesaian kasus ini, Meta menghindari kemungkinan hasil yang lebih merugikan jika juri menyatakan perusahaan bertanggung jawab atas masalah kesehatan mental pengguna anak di bawah umur akibat kecanduan platformnya.

Langkah ini juga membuat CEO Mark Zuckerberg tidak perlu bersaksi, sekaligus menghentikan pemeriksaan terhadap Bos Instagram Adam Mosseri yang dimulai pada Selasa (25/8). Kesepakatan tersebut dinilai dapat memengaruhi hasil ratusan gugatan hukum lain yang masih berjalan, yang menuduh Meta, Snap, TikTok, dan Google merancang platform yang membuat ketagihan sehingga menyebabkan kecemasan, depresi, gangguan makan, hingga kematian akibat bunuh diri atau overdosis dalam beberapa kasus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0