Fokus Berubah, Menteri Trenggono Beber Rencana Besar Akuakultur RI dan Proyek Udang di Waingapu
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyatakan pembangunan sektor perikanan kini diarahkan ke akuakultur, bukan penangkapan masif. Salah satu proyek utamanya adalah budidaya udang berskala besar di Waingapu, NTT, dengan target produksi sekitar 52.000 ton dan selesai akhir 2027. Proyek ini disebut menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
Pemerintah terus menggenjot pembangunan akuakultur sebagai arah baru sektor perikanan nasional. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa pembangunan tidak lagi berfokus pada penangkapan masif, melainkan bergeser ke pengembangan budidaya.
"Jadi salah satunya adalah pembangunan arahnya itu tidak lagi penangkapan masif, tetapi lebih ke arah bagaimana membangun budidaya atau akuakultur," ujar Trenggono dalam acara Agrifood Forum 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (19/10).
Menurutnya, sektor perikanan Indonesia saat ini sudah cukup kuat, tetapi masih perlu diperkuat ke arah yang lebih berkelanjutan. Arahan penguatan itu, kata Trenggono, juga datang langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Salah satu wujud penguatan tersebut adalah pembangunan budidaya udang berskala besar di Waingapu, Nusa Tenggara Timur. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027 dan akan diresmikan oleh presiden.
Trenggono menyebut skala proyek itu sangat besar dengan target produksi sekitar 52.000 ton. Industri hulu hingga hilir ini dinilai dapat menghidupkan perekonomian daerah yang selama 80 tahun belum tersentuh pembangunan.
Dampaknya, proyek tersebut diharapkan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Trenggono menyatakan kebutuhan tenaga kerja di industri budidaya ini tidak kurang dari 7.000 orang, dan sekitar 3.000 di antaranya akan direkrut dari warga lokal.
"Kita utamakan masyarakat setempat tidak kurang dari 7.000 orang yang dibutuhkan untuk di industri di budidaya ini. Nah, itu 3.000-an kurang lebih kita hire dari lokal," sebutnya.
Agrifood Forum 2026 sendiri digelar CNN Indonesia dengan tema "Swasembada Protein & Peluang Pangan Global". Forum ini menghadirkan sejumlah menteri, pejabat pemerintah, dan pimpinan BUMN untuk membahas penguatan swasembada protein, ketahanan pangan, serta daya saing industri pangan Indonesia di pasar global.
Rangkaian acara terbagi dalam tiga sesi utama, mulai dari sesi "Protein untuk Indonesia", keynote speech dan diskusi bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, hingga panel "Dari Swasembada ke Daya Saing Pangan". Forum ini menjadi ruang dialog lintas sektor untuk memperkuat kemandirian pangan nasional.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)