Indonesia Masuk 10 Besar Asian Para Games 2026, 10 Medali Terkumpul hingga Senin Malam
Kontingen Indonesia menempati peringkat kesembilan klasemen medali Asian Para Games 2026 hingga Senin (19/10) malam dengan total 10 medali: 1 emas, 1 perak, dan 8 perunggu. Emas pertama disumbangkan Maulana Rifky Yafianda dari para renang, sementara Chef de Mission Reda Manthovani berharap tambahan emas pada hari berikutnya. China masih memimpin dengan 62 medali.
Kontingen Indonesia menutup hari pertama Asian Para Games 2026 dengan berada di peringkat kesembilan klasemen medali hingga Senin (19/10) malam. Total 10 medali telah dikumpulkan Tim Merah Putih, terdiri dari 1 emas, 1 perak, dan 8 perunggu.
Medali emas pertama Indonesia dipersembahkan Maulana Rifky Yafianda dari cabang para renang nomor 100 meter gaya bebas putra S12. Prestasi itu menjadi pembuka jalan bagi kontingen Indonesia yang langsung banjir medali pada hari pertama setelah upacara pembukaan.
Dari cabang para judo, Junaidi menyumbangkan medali perak kelas 70 kilogram putra klasifikasi J1. Ia harus puas berada di posisi kedua setelah kalah dari judoka China, Shiwen Zhu.
Sementara itu, medali perunggu Indonesia datang dari sejumlah cabang, yakni para balap sepeda, para angkat berat, para tenis meja, para atletik, para judo, dan para renang. Raihan tersebut melengkapi pundi-pundi medali Indonesia pada hari pertama.
Chef de Mission kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet di cabang olahraganya masing-masing. Menurutnya, hasil ini menjadi kebanggaan bersama dan menjadi modal untuk menambah medali pada hari berikutnya.
"Raihan ini merupakan kegembiraan bagi kita semua. Semoga besok (Selasa) kita bisa mendulang emas lebih banyak lagi, karena pertandingan di cabor-cabor yang kita unggulkan memang masih baru bermain," ujar Reda Manthovani, Senin.
Di tingkat Asia Tenggara, Indonesia berada di atas Malaysia yang menempati posisi ke-12 dan Filipina di peringkat ke-13. Namun, Indonesia masih tertinggal satu setrip dari Thailand yang berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 12 medali: 1 emas, 7 perak, dan 4 perunggu.
China masih mendominasi klasemen dengan total 62 medali: 26 emas, 20 perak, dan 16 perunggu. Posisi kedua ditempati Jepang, disusul Uzbekistan di urutan ketiga, serta India dan Kazakhstan di tempat keempat dan kelima.
Hingga pukul 22.45 WIB, Indonesia bertahan di peringkat kesembilan. Klasemen ini masih berpeluang berubah seiring bergulirnya pertandingan di cabang-cabang yang diunggulkan kontingen Indonesia pada hari-hari berikutnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)