Allo Bank Catat Pertumbuhan Laba dan Kredit pada Kuartal II 2026
PT Allo Bank Indonesia Tbk mengumumkan kinerja keuangan kuartal II 2026 dengan laba bersih Rp130 miliar, naik 14% year-on-year. Pendapatan operasional tumbuh 21% menjadi Rp533 miliar, didorong pendapatan bunga bersih dan berbasis biaya. Kredit tumbuh 28% menjadi Rp9,547 triliun, dengan NPL terkendali. Bank fokus pada pertumbuhan berkualitas dan inovasi digital.
PT Allo Bank Indonesia Tbk mengumumkan hasil keuangan untuk kuartal kedua tahun 2026 (2Q26) yang menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan. Bank mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp130 miliar pada 2Q26, meningkat 14% year-on-year (yoy) dibandingkan Rp114 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini mencerminkan perbaikan operasional yang konsisten.
Total pendapatan operasional tumbuh 21% yoy menjadi Rp533 miliar, didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis biaya. Pendapatan bunga bersih naik 10% yoy menjadi Rp393 miliar, sementara pendapatan berbasis biaya melonjak 71% yoy menjadi Rp140 miliar. Margin bunga bersih meningkat menjadi 10,9% dari 10,4% pada periode yang sama tahun lalu, menunjukkan manajemen aset dan liabilitas yang efektif.
Fungsi intermediasi bank juga menunjukkan momentum positif. Kredit yang disalurkan tumbuh 28% yoy menjadi Rp9,547 triliun pada akhir Juni 2026, didorong oleh pertumbuhan di segmen perbankan ritel dan wholesale. Total aset naik 10% yoy menjadi Rp15,571 triliun, dibandingkan Rp14,173 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Bank tetap menjaga kualitas aset dengan rasio Non Performing Loan (NPL) gross dan net masing-masing sebesar 1,73% dan 0,73%. Dana Pihak Ketiga tercatat stabil di Rp5,826 triliun. Selama paruh pertama 2026, segmen retail banking memperkuat posisinya sebagai ekosistem perbankan digital dengan peningkatan engagement nasabah pada produk seperti Allo Grow, Allo Deposito, QRIS, Bill Payment, Allo PayLater, dan Instant Cash.
Segmen wholesale banking terus fokus pada pertumbuhan berkualitas tinggi, dengan beberapa kerja sama besar yang berhasil dihasilkan pada 2Q26. Bank memprioritaskan klien berkualitas dan memiliki sejumlah kerja sama korporat yang siap disepakati untuk kuartal berikutnya. Plt. Direktur Utama Allo Bank, Ari Yanuanto Asah, menyatakan komitmen untuk mendorong pertumbuhan bisnis melalui inovasi teknologi, personalisasi layanan, dan integrasi dengan ekosistem mitra.
Ke depan, Allo Bank optimistis memanfaatkan fundamental yang kuat untuk mendorong inklusi keuangan dan memberikan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0