Mayat Pria di Kebon Jeruk Ditemukan Terbungkus Sleeping Bag, Polisi Temukan Sejumlah Obat di Lokasi

Polisi menemukan sejumlah obat di kamar indekos tempat mayat pria berinisial MF (24) ditemukan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Korban ditemukan terbungkus sleeping bag tanpa tanda kekerasan. Obat yang ditemukan antara lain Chloroform Lem Acrylic, Super Rush, dan Vanessa Co. Polisi belum menjelaskan kaitan obat dengan kematian korban. Jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Oct 12, 2026 - 16:03
Updated: 2 days ago
0 0
Mayat Pria di Kebon Jeruk Ditemukan Terbungkus Sleeping Bag, Polisi Temukan Sejumlah Obat di Lokasi
Mayat Pria di Kebon Jeruk Ditemukan Terbungkus Sleeping Bag, Polisi Temukan Sejumlah Obat di Lokasi

Polisi mengungkap adanya sejumlah obat yang ditemukan di lokasi penemuan mayat seorang pria berinisial MF (24) di sebuah kamar indekos di Jalan Salam IV, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menyatakan bahwa pihaknya menemukan beberapa jenis obat, di antaranya satu botol Chloroform Lem Acrylic, satu botol Super Rush, dan satu botol Vanessa Co.

Meski demikian, kepolisian belum dapat memastikan keterkaitan antara obat-obatan tersebut dengan penyebab meninggalnya korban. Nasriadi menambahkan bahwa hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Korban telah dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Mayat korban pertama kali ditemukan pada Kamis (8/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa itu bermula ketika seorang pengantar makanan bernama Haidir Muhammad menerima pesanan dari Fani, kakak kandung korban. Fani memesan makanan untuk diantar ke alamat korban sekaligus meminta pengantar memeriksa keberadaan adiknya.

Fani merasa khawatir karena korban pernah mengeluh sakit namun tidak bisa dihubungi. Ia kemudian mengirim makanan melalui layanan Gojek. Setibanya di lokasi, Haidar tidak mengetahui kamar korban sehingga menghubungi Fani melalui video call untuk memastikan letak kamar. Haidar lalu meminta bantuan penjaga indekos bernama Nila untuk mendampinginya mengantar makanan.

Ketika Haidar dan Nila mengetuk pintu kamar korban, tidak ada respons. Pintu dalam keadaan terkunci. Kunci cadangan sempat digunakan, tetapi gagal membuka pintu karena ada kunci yang tertancap dari dalam. Atas persetujuan penjaga kos dan kakak korban, pintu akhirnya didobrak.

Setelah pintu terbuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan terbungkus kain berwarna hitam. "Sejenis sleeping bag (kain pembungkus untuk tidur di alam terbuka)," kata Nasriadi. Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk peran obat-obatan yang ditemukan di lokasi kejadian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User