Survei Channel 12: Gadi Eisenkot Lampaui Netanyahu, Elektabilitas Likud Ikut Turun

Survei Channel 12 Israel menempatkan mantan Kepala Staf Militer Gadi Eisenkot unggul atas PM Benjamin Netanyahu dalam kelayakan sebagai perdana menteri dengan 45 persen berbanding 35 persen. Partai Yashar milik Eisenkot memimpin proyeksi kursi Knesset dengan 23 kursi, sementara Likud pimpinan Netanyahu turun menjadi 20 kursi.

Oct 13, 2026 - 20:01
Updated: 12 hours ago
0 0
Survei Channel 12: Gadi Eisenkot Lampaui Netanyahu, Elektabilitas Likud Ikut Turun
Survei Channel 12: Gadi Eisenkot Lampaui Netanyahu, Elektabilitas Likud Ikut Turun

Hasil jajak pendapat terbaru Channel 12 Israel menunjukkan mantan Kepala Staf Militer Gadi Eisenkot berada di atas Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam bursa calon perdana menteri. Survei yang digelar pada 12 Oktober itu melibatkan 509 responden berusia 18 tahun ke atas dengan margin kesalahan maksimum 4,4 poin persentase.

Dalam hal kelayakan memimpin pemerintahan, Eisenkot meraih dukungan 45 persen, sedangkan Netanyahu hanya 35 persen. Pencapaian Eisenkot tercatat naik 10 persen dibandingkan survei Channel 12 sebelumnya.

Mantan Perdana Menteri Naftali Bennett juga berada di depan Netanyahu, meski dengan selisih tipis. Bennett memperoleh 37 persen dukungan, sementara Netanyahu 36 persen.

Channel 12 turut memproyeksikan perolehan kursi partai-partai Israel di Knesset mendatang. Partai Yashar yang didirikan Eisenkot memimpin dengan 23 kursi, diikuti Partai Likud pimpinan Netanyahu yang meraih 20 kursi atau turun satu kursi dari survei sebelumnya. Partai Beyachad milik Bennett bertahan dengan 13 kursi.

Sejumlah partai lain menyusul di belakang. Partai Demokrat pimpinan Yair Golan dan Partai Yisrael Beiteinu milik mantan Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman masing-masing diproyeksikan meraih sembilan kursi.

The Joint List yang dipimpin Yousef Jabareen diperkirakan memperoleh delapan kursi, jumlah yang sama dengan Partai Shas ultra-Ortodoks pimpinan Aryeh Deri dan Partai Jewish Power milik menteri sayap kanan Itamar Ben-Gvir.

United Torah Judaism pimpinan Yaakov Asher diproyeksikan mendapatkan tujuh kursi, sedangkan aliansi Religious Zionism-Zehut yang dipimpin Menteri Keuangan Bezalel Smotrich bersama politisi Moshe Feiglin mengamankan enam kursi. United Arab List pimpinan Mansour Abbas diperkirakan meraih lima kursi, sehingga total gabungan seluruh partai Arab menjadi 13 kursi. Partai gabungan Reservists-Economic yang dipimpin Yoaz Hendel dan Yaron Zelekha memperoleh empat kursi.

Untuk membentuk pemerintahan, dibutuhkan 61 dari 120 kursi Knesset. Netanyahu sendiri telah memimpin pemerintahan Israel sejak akhir Desember 2022, dengan kabinet yang secara luas digambarkan sebagai koalisi paling kanan dalam sejarah negara itu.

Namun, elektabilitas Netanyahu belakangan menurun akibat kasus korupsi yang menyeretnya serta kegagalan Israel mengantisipasi serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Ia juga mendapat kritik karena mengecualikan pria ultra-Ortodoks dari program wajib militer, padahal negara tersebut membutuhkan sebanyak mungkin personel untuk perang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User