Polisi Lumpuhkan Dua Pencuri Motor Bersenpi di Kalideres, 14 Kali Beraksi dengan Jaket Ojol
Dua pencuri sepeda motor bersenjata api berinisial FE dan BU dilumpuhkan polisi dengan tembakan di kaki usai melarikan diri ke Lampung Timur. Keduanya mengaku telah beraksi 14 kali di Jakarta Barat dengan modus menyamar memakai jaket ojek online dan menodongkan senjata api ke warga.
Dua pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api berinisial FE dan BU harus menerima tindakan tegas aparat. Keduanya dilumpuhkan dengan masing-masing dua tembakan pada kaki kiri dan kanan saat berupaya melarikan diri di kawasan kebun singkong, Jabung, Lampung Timur.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menjelaskan bahwa penangkapan tersebut sempat diwarnai perlawanan. Kedua pelaku berusaha mengacungkan senjata api ke arah petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat yang hendak membekuk mereka.
"Pada saat melakukan penangkapan, mereka mencoba melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Menurut Nasriadi, kedua tersangka memang sengaja menempuh perjalanan jauh dari Lampung ke Jakarta dengan tujuan memburu sepeda motor milik warga. Dalam menjalankan aksinya di Gang Waru, Kalideres, pada Kamis (1/10), mereka bahkan menyamar mengenakan jaket ojek online agar tidak mencurigakan.
Aksi mereka di Gang Waru ternyata dipergoki warga. Pelaku pun tidak segan meletuskan tembakan demi meloloskan diri. Pada hari yang sama, keduanya juga sempat mencuri sepeda motor lain di depan kawasan Daan Mogot Mall.
"Sudah (beraksi) 14 kali di wilayah Jakarta Barat dan belasan kali di wilayah Jakarta yang lain. Modusnya sama, mereka pakai jaket ojol, terus todong senjata api ke warga yang melawan, bahkan tak ragu untuk menembak. Untungnya sejauh ini belum ada korban," kata Nasriadi.
Dari tangan tersangka, polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan beserta belasan butir peluru tajam kaliber 9x19 mm. Polisi masih mendalami asal-usul senjata rakitan tersebut, termasuk dari mana peluru tajam yang merupakan peluru milik aparat penegak hukum sah itu diperoleh.
Saat ini kepolisian terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengejar anggota komplotan lain serta memburu penadah barang hasil curian. "Masih kita dalami terus," tutur Nasriadi.
Diketahui, aksi kedua pelaku di Gang Waru sempat terekam kamera CCTV di sekitar lokasi hingga viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, kedua pelaku datang berboncengan sepeda motor, dengan salah satunya mengenakan jaket pengemudi ojek online untuk mengelabui warga.
Setelah memantau situasi dan mengincar rumah warga yang memiliki sepeda motor terparkir, pelaku yang dibonceng dan mengenakan jaket hitam langsung beraksi. Ia masuk ke halaman rumah dan merusak kunci setang motor korban menggunakan kunci leter T dalam hitungan detik.
Namun saat hendak membawa kabur kendaraan curiannya, pemilik motor menyadari kejadian tersebut dan langsung meneriaki pelaku. Warga sekitar pun berhamburan mencoba mengejar. Panik karena terkepung, pelaku nekat mengeluarkan senjata api dan meletuskan tembakan ke arah warga sebelum akhirnya berhasil meloloskan diri. Beruntung tidak ada korban akibat peristiwa tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)