IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Dua Level Kunci Ini Jadi Penentu Arah Pasar

IHSG diproyeksi kembali menguat pada perdagangan Selasa (3/11) setelah ditutup naik 0,79 persen ke level 5.096. Analis MNC Sekuritas memperkirakan indeks berpeluang menuju 5.456-5.564, sementara Binaartha Sekuritas melihat peluang rebound usai menembus resistensi minor 5.123. Namun risiko koreksi tetap ada jika level support kunci jebol.

Nov 03, 2026 - 00:01
Updated: 2 days ago
0
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Dua Level Kunci Ini Jadi Penentu Arah Pasar
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Dua Level Kunci Ini Jadi Penentu Arah Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih punya ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (3/11). Proyeksi ini muncul setelah indeks ditutup menguat ke level 5.096 pada perdagangan Senin (2/11) sore, naik 39,78 poin atau 0,79 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG berada dalam skenario terbaik pada wave (iv) dari wave [v]. Dalam kondisi tersebut, indeks berpeluang menguat menuju kisaran 5.456-5.564. Meski begitu, ia mengingatkan risiko koreksi yang lebih dalam tetap perlu diwaspadai.

Menurut Herditya, level 4.907 menjadi ambang penting yang harus dicermati. Apabila indeks menembus level tersebut, IHSG berpotensi berbalik terkoreksi menuju 4.763-4.845. Untuk perdagangan hari ini, ia memproyeksikan indeks bergerak di rentang support 5.012 dan 4.907, dengan resistance di 5.328 dan 5.460.

Dari sisi rekomendasi, Herditya menyoroti sejumlah saham seperti BBRI, ESSA, MAPA, dan PGEO. Sementara itu, pandangan berbeda datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova yang melihat IHSG mulai menunjukkan peluang rebound setelah menembus resistensi minor 5.123.

Kendati demikian, Ivan menegaskan risiko pelemahan lebih dalam hingga di bawah 4.800 masih membayangi pergerakan indeks. Potensi tren turun perlu diwaspadai, terutama jika IHSG menembus support krusial di level 4.972. Ia memprediksi indeks bergerak di level support 4.972, 4.895, dan 4.767, serta resistance 5.418, 5.561, dan 5.716.

Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, yakni AMRT, BMRI, DEWA, dan INDF. Adapun pada penutupan Senin (2/11), nilai transaksi tercatat sebesar Rp12,39 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 35,31 miliar saham.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 315 saham menguat, 285 saham terkoreksi, dan 118 saham stagnan. Catatan redaksi: berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User