Bisnis Emas Melonjak 108 Persen, Pegadaian Area Padang Catat Kinerja Tertinggi di Kanwil II Pekanbaru
Bisnis emas Pegadaian Area Padang tumbuh 108,1 persen secara tahunan hingga akhir September 2026, dengan saldo tabungan emas nasabah mencapai 282 kilogram. Outstanding Loan Area Padang tercatat Rp1,51 triliun atau naik 52,8 persen dan menjadi yang tertinggi di lingkungan Kanwil II Pekanbaru.
Bisnis emas menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan kinerja Pegadaian Area Padang sepanjang 2026. Hingga akhir September, segmen ini mencatat pertumbuhan 108,1 persen secara tahunan, sementara saldo tabungan emas nasabah telah mencapai 282 kilogram.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa secara keseluruhan kinerja Pegadaian Area Padang menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari Outstanding Loan (OSL) yang mencapai Rp1,51 triliun per 30 September 2026, atau meningkat 52,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut juga tercatat 21,2 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2025. Capaian OSL Area Padang bahkan menjadi yang tertinggi dibandingkan dua area lainnya di bawah Pegadaian Kanwil II Pekanbaru.
"Berdasarkan data kinerja Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) II Pekanbaru per 30 September 2026, nilai OSL Area Padang tercatat sebesar Rp1,511 triliun. Capaian itu juga meningkat 21,2 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2025 (year-to-date/YtD) dan paling tinggi dari dua area lainnya," ujar Agus Riyadi saat media gathering bersama awak media di Bintan, Senin (2/11/2026).
Dari sejumlah lini usaha yang berkontribusi terhadap pertumbuhan tersebut, bisnis gadai masih menjadi penyumbang terbesar. Segmen ini membukukan OSL sebesar Rp1,17 triliun dengan pertumbuhan 60 persen secara tahunan. Sementara itu, bisnis emas mencatatkan OSL sebesar Rp212,15 miliar, dengan pertumbuhan mencapai 108,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berbeda dengan kedua segmen tersebut, pembiayaan non-gadai masih menghadapi tekanan. Hingga 30 September 2026, OSL segmen ini tercatat sebesar Rp121,07 miliar, mengalami kontraksi 19,7 persen secara tahunan dan turun 15,3 persen dibandingkan posisi akhir 2025.
Selain pertumbuhan pembiayaan, aktivitas produk bullion Pegadaian Area Padang juga memperlihatkan capaian besar. Produk berbasis emas tersebut mencakup layanan cicil emas, deposito emas, hingga tabungan emas. Agus merinci, gramasi cicil emas di Area Padang telah mencapai 88 kilogram, deposito emas tercatat 47 kilogram, dan saldo tabungan emas mencapai 282 kilogram.
"Tercatat, gramasi cicil emas mencapai 88 kilogram, deposito emas sebanyak 47 kilogram, serta saldo tabungan emas mencapai 282 kilogram," tuturnya.
Pengembangan bisnis Pegadaian Area Padang juga ditopang pemanfaatan layanan digital. Melalui aplikasi Tring!, Pegadaian telah mencatat 120.091 nasabah di Area Padang dengan total transaksi mencapai 589.489 transaksi. Adapun OSL dari layanan Tring! mencapai Rp72,61 miliar.
"Secara keseluruhan, pertumbuhan OSL sebesar 52,8 persen menempatkan Pegadaian Area Padang sebagai salah satu wilayah dengan perkembangan bisnis yang kuat di lingkungan Kanwil II Pekanbaru," tegas Agus. Ia menambahkan, peningkatan tersebut terutama ditopang pertumbuhan pembiayaan gadai dan kontribusi bisnis emas yang naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di tengah pengembangan layanan digital Pegadaian.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)