Beijing Siapkan Aturan Baru, Warga Taiwan yang Kerja di Perusahaan Musuh Bisa Ditangkap

Tiongkok akan menerapkan aturan masuk dan keluar yang direvisi pada September, memberi otoritas kewenangan lebih besar membatasi pergerakan orang yang dianggap mengancam keamanan. Warga Taiwan yang terlibat teknologi sensitif atau bekerja di perusahaan yang dianggap bermusuhan oleh Beijing bisa ditangkap, dengan risiko lebih besar bagi pekerja sektor semikonduktor.

Sep 29, 2026 - 08:03
Sep 29, 2026 - 08:03
 0
Beijing Siapkan Aturan Baru, Warga Taiwan yang Kerja di Perusahaan Musuh Bisa Ditangkap
Beijing Siapkan Aturan Baru, Warga Taiwan yang Kerja di Perusahaan Musuh Bisa Ditangkap

Pemerintah Tiongkok dikabarkan akan memberlakukan aturan masuk dan keluar yang telah direvisi pada September mendatang. Aturan baru ini memberi otoritas Tiongkok kewenangan lebih besar untuk membatasi pergerakan orang yang dinilai mengancam keamanan nasional.

Menurut laporan Taipei Times yang mengutip sumber keamanan nasional, warga Taiwan di Tiongkok berpotensi ditangkap jika terlibat dalam teknologi sensitif atau bekerja untuk perusahaan yang dianggap bermusuhan oleh Beijing. Aturan tersebut dikeluarkan oleh Dewan Negara Tiongkok.

Dalam aturan baru itu, warga negara Tiongkok, termasuk warga Taiwan menurut hukum kewarganegaraan Beijing, dapat dilarang meninggalkan Tiongkok selama enam bulan hingga tiga tahun setelah memasuki negara tersebut. Pembatasan ini dapat dikenakan kepada orang yang diduga melakukan aktivitas ilegal atau kriminal di luar negeri serta dianggap mengancam keamanan atau kepentingan nasional Tiongkok.

Selain itu, orang yang melanggar aturan impor dan ekspor juga dinilai mengancam keamanan industri atau teknologi nasional sehingga dapat terkena pembatasan serupa. Seorang pejabat menyoroti bahwa jika mereka tinggal di negara lain, anggota keluarga mereka di Tiongkok dapat ditangkap untuk memaksa mereka datang ke sana.

Sumber tersebut memperingatkan bahwa warga Taiwan yang bekerja di sektor semikonduktor menghadapi risiko lebih besar. Insinyur dari pemasok semikonduktor atau perusahaan desain sirkuit terpadu (IC) yang mengunjungi Tiongkok untuk bekerja dapat menjalani pemeriksaan atau pembatasan pergerakan, seperti dilaporkan IANS.

Risiko itu muncul jika perangkat mereka menyimpan informasi tentang proses manufaktur baru atau pengembangan teknologi. Otoritas Tiongkok dapat menganggap informasi tersebut sebagai teknologi sensitif.

Sejumlah perusahaan bahkan mulai memperketat aturan keamanan bagi karyawan yang bepergian ke Tiongkok. Mereka meminta pekerja menggunakan ponsel dan laptop khusus yang tidak berisi data sensitif.

Karyawan juga dilarang membawa perangkat kerja atau perangkat pribadi yang biasa mereka gunakan. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kebocoran data dan potensi masalah hukum saat berada di Tiongkok.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0