Arab Saudi Kecewa Berat, Permintaan Bantuan Pertahanan ke Sekutu Barat Tak Dipenuhi
Arab Saudi dilaporkan mulai kecewa terhadap dukungan terbatas negara-negara Barat di tengah meningkatnya ketegangan dengan kelompok Houthi di Yaman. Riyadh menilai bantuan pertahanan dari sekutunya belum memenuhi kebutuhan, sementara sejumlah permintaan tambahan belum disetujui. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menolak permintaan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk menyerang Houthi.
Arab Saudi dikabarkan mulai menunjukkan kekecewaan terhadap negara-negara Barat terkait dukungan yang dinilai terbatas dalam menghadapi meningkatnya ketegangan dengan kelompok Houthi di Yaman. Riyadh menilai bantuan pertahanan dari sekutu-sekutunya belum memenuhi kebutuhan kerajaan tersebut.
Laporan Bloomberg pada Minggu (11/10), yang mengutip sejumlah sumber yang mengetahui persoalan itu, menyebutkan kekecewaan Arab Saudi terhadap sekutu-sekutu Barat semakin meningkat. "Kekecewaan Riyadh semakin meningkat atas bantuan terbatas yang diberikan oleh sekutu-sekutu Baratnya," kata sumber tersebut.
Inggris diketahui telah memasok pesawat tanker kepada Arab Saudi. Meski demikian, sejumlah permintaan tambahan terkait dukungan pertahanan yang diajukan Riyadh dalam beberapa pekan terakhir masih belum mendapat persetujuan.
Sebelumnya, Axios melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak permintaan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman. Sikap Washington tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan dan upaya Arab Saudi mendapatkan dukungan lebih besar dari sekutu-sekutunya.
Kendati demikian, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya menegaskan komitmen Washington terhadap perjanjian pertahanan bersama dengan Arab Saudi. Rubio mengatakan AS bermaksud memenuhi seluruh kewajibannya kepada kerajaan tersebut, lapor Middle East Monitor.
Dinamika hubungan antara Arab Saudi dan sekutu-sekutu Baratnya ini menjadi sorotan di tengah situasi keamanan kawasan yang terus memanas. Riyadh disebut terus berupaya memperoleh dukungan pertahanan yang lebih besar, sementara sejumlah permintaan pentingnya belum terealisasi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)