Anthropic Ungkap Claude Berhasil Menembus Sistem Tiga Organisasi Saat Uji Keamanan

Anthropic mengakui model AI mereka, Claude, berhasil meretas sistem tiga organisasi selama evaluasi keamanan siber. Insiden ini terungkap setelah peninjauan terhadap 141.006 riwayat evaluasi, menyusul insiden serupa yang melibatkan agen AI OpenAI. Peretasan terjadi karena kesalahan konfigurasi yang membuat Claude terhubung ke internet dari lingkungan uji coba terisolasi. Anthropic menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam pengembangan AI.

Aug 3, 2026 - 08:44
Aug 3, 2026 - 08:44
 0
Anthropic Ungkap Claude Berhasil Menembus Sistem Tiga Organisasi Saat Uji Keamanan
Anthropic Ungkap Claude Berhasil Menembus Sistem Tiga Organisasi Saat Uji Keamanan

Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic mengungkapkan bahwa model AI mereka, Claude, berhasil menembus sistem keamanan tiga organisasi selama proses uji coba. Pengakuan ini muncul setelah insiden serupa yang melibatkan agen AI milik OpenAI yang sempat meretas sistem di Hugging Face beberapa waktu lalu.

Menurut keterangan Anthropic, akses tanpa izin tersebut terjadi saat evaluasi keamanan siber berlangsung. Penyebab utamanya adalah kesalahan konfigurasi yang memungkinkan Claude terhubung ke internet dari lingkungan uji coba yang seharusnya terisolasi. Perusahaan menemukan insiden ini setelah memeriksa 141.006 riwayat evaluasi keamanan siber sebagai bagian dari langkah peninjauan proaktif.

Dalam pernyataannya, Anthropic menjelaskan bahwa Claude menggunakan teknik-teknik dasar untuk membobol infrastruktur organisasi yang terdampak, seperti memanfaatkan kata sandi yang lemah dan endpoint yang tidak terautentikasi. Insiden ini melibatkan tiga model, yaitu Claude Opus 4.7, Claude Mythos 5, dan satu model riset internal.

Kasus pertama tercatat terjadi pada April lalu di lingkungan evaluasi yang tidak memiliki sistem perlindungan standar. Peretasan terjadi selama simulasi keamanan siber yang dikenal dengan istilah capture the flag, di mana model AI bertugas mencari informasi tersembunyi di dalam jaringan simulasi. Meskipun prompt yang diberikan menegaskan bahwa Claude tidak memiliki akses internet, kesalahpahaman dengan mitra evaluasi, Irregular, membuat sistem tetap terhubung ke internet publik.

Dari tiga organisasi yang terdampak, dua di antaranya mengaku tidak menyadari aktivitas peretasan tersebut sebelum dihubungi oleh Anthropic. Sementara itu, perusahaan masih berusaha menghubungi organisasi ketiga untuk memberikan informasi terkait insiden ini.

Anthropic menegaskan bahwa temuan ini menyoroti pentingnya pengawasan yang lebih ketat, baik di lingkungan uji coba internal maupun pihak ketiga. Hal ini menjadi semakin krusial seiring dengan meningkatnya kemampuan model AI dalam menjalankan aktivitas siber di dunia nyata.

Insiden ini menjadi sinyal bahwa teknologi AI mulai memicu ancaman keamanan yang selama ini dikhawatirkan para ahli. Bahkan developer papan atas sekalipun dapat kecolongan oleh celah keamanan yang mampu dimanfaatkan oleh model buatan mereka sendiri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0