Indonesia Kutuk Serangan Houthi ke Bandara Riyadh, 13 Tewas dan Ratusan Luka
Kementerian Luar Negeri RI mengecam keras serangan Houthi Yaman ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Indonesia menyampaikan belasungkawa, menegaskan tidak ada WNI yang menjadi korban, serta mendesak semua pihak menghentikan serangan dan mengedepankan dialog damai sesuai hukum internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan kecaman keras terhadap serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Serangan tersebut menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang lainnya, menjadikannya sebagai serangan paling mematikan di Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui media sosial X pada Senin (12/10), Kemlu RI mengungkapkan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di Yaman beserta serangan lintas batas yang terjadi, terutama yang menargetkan bandara Arab Saudi. Menurut Kemlu RI, serangan itu tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga mengganggu operasional penerbangan sipil dan berisiko serius terhadap keselamatan penerbangan.
Indonesia turut menyoroti meningkatnya jumlah korban dari kalangan warga sipil serta memburuknya situasi kemanusiaan di Yaman. Pemerintah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban dan berharap agar mereka yang mengalami luka dapat segera pulih.
Kemlu RI menegaskan bahwa Indonesia mengecam segala bentuk serangan yang berdampak pada warga sipil dan objek sipil. Pemerintah menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dari dampak konflik bersenjata.
Indonesia juga kembali mendesak seluruh pihak terkait untuk menghentikan serangan dan aksi balasan, menahan diri secara maksimal, serta memastikan setiap tindakan sejalan dengan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional. Selain itu, Indonesia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara di kawasan.
Menurut Kemlu RI, seluruh pihak yang terlibat harus mengedepankan dialog dan diplomasi sebagai jalan untuk meredakan ketegangan dan mencapai penyelesaian konflik secara damai.
Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh terjadi pada Sabtu (10/10) dan dilakukan oleh kelompok milisi Houthi Yaman. Sebanyak 13 orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 300 orang mengalami luka-luka, dengan jemaah umrah dikabarkan termasuk di antara para korban.
Kemlu RI telah memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang meninggal dunia maupun terluka dalam peristiwa tersebut. Serangan ini tercatat sebagai yang paling mematikan di Arab Saudi dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)