Suporter Persija Dilarang Hadir di Laga Tandang Setengah Musim, Jakmania Juga Kena Denda Rp60 Juta
Komdis menjatuhkan sanksi kepada Persija Jakarta berupa larangan kehadiran suporter di laga tandang selama setengah musim Super League. Jakmania juga dikenai denda total Rp60 juta akibat penyalaan petasan dan pelemparan flare. Persita selaku tuan rumah didenda Rp40 juta dan dilarang menghadirkan suporter away saat melawan Persija, buntut kerusuhan di Banten International Stadium.
Persija Jakarta harus menerima konsekuensi berat setelah kerusuhan mewarnai laga melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium. Komisi Disiplin memutuskan suporter Persija dilarang hadir di semua pertandingan tandang selama setengah musim kompetisi Super League. Keputusan ini dibacakan langsung oleh CEO I.League Ferry Paulus di kantor I.League, Jakarta, Rabu (21/10), setelah sidang komdis berlangsung dua hari.
Ferry menjelaskan bahwa Panitia Pelaksana Pertandingan Persita dinilai gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Atas pelanggaran tersebut, panpel Persita dikenakan denda sebesar Rp40 juta. Tidak hanya itu, Persita sebagai tuan rumah juga dilarang menghadirkan suporter away pada pertandingan melawan Persija Jakarta.
Menurut Ferry, baik Persita maupun Persija sama-sama bersalah dalam menjaga ketertiban jalannya pertandingan. Karena itu, sanksi denda dan larangan kehadiran suporter tandang dibebankan kepada kedua klub. "Salah satu poin yang sangat penting adalah Persita, dalam hal ini sebagai tuan rumah, selain mendapatkan sanksi denda secara finansial, juga dilarang menghadirkan suporter away untuk pertandingan melawan Persija Jakarta," ujarnya.
Khusus untuk Persija, sanksi larangan away berlaku selama setengah musim. Ferry menyebut jumlah pertandingan tandang yang terdampak sebenarnya sekitar enam laga. Dengan demikian, suporter Jakmania tidak diperbolehkan hadir di seluruh pertandingan tandang Persija di Super League selama periode tersebut.
Selain larangan away, Persija juga dijatuhi denda sebesar Rp30 juta. Klub ibu kota itu masih menerima sejumlah keputusan denda lain terkait pelanggaran penyalaan petasan sebanyak tiga kali dan pelemparan satu buah flare. Totalnya, suporter Jakmania atau Persija harus membayar denda sebesar Rp60 juta.
Sanksi ini bermula dari insiden di Banten International Stadium saat Persija menghadapi Persita Tangerang. Berdasarkan sejumlah video yang beredar, sejumlah suporter Persija terpancing oleh aksi beberapa suporter yang mencopot bendera di dinding stadion. Aksi tersebut memicu suporter Persija turun menghampiri mereka, hingga kerusuhan pun meluas dan membesar.
Dengan keputusan ini, Persija harus menjalani sejumlah laga tandang tanpa dukungan langsung Jakmania. Sementara itu, Persita juga menanggung konsekuensi finansial dan larangan menghadirkan suporter away saat bersua Persija. Keputusan komdis ini menjadi peringatan bagi seluruh klub agar lebih serius menjaga ketertiban dan keamanan di setiap pertandingan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)