Jatah Asia Cuma Dua Tiket, Timnas Padel Indonesia Tetap Berangkat ke Kuwait demi Piala Dunia 2026

Timnas Padel Indonesia mengejar tiket ke Piala Dunia Padel 2026 di Doha, Qatar, melalui kualifikasi di Kuwait. Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita menyebut peluang bergantung pada jumlah slot Asia, dengan 16 atlet putra dan putri diberangkatkan untuk bertarung maksimal meski persaingan diperkirakan berat.

Oct 20, 2026 - 20:02
Updated: 12 hours ago
0
Jatah Asia Cuma Dua Tiket, Timnas Padel Indonesia Tetap Berangkat ke Kuwait demi Piala Dunia 2026
Jatah Asia Cuma Dua Tiket, Timnas Padel Indonesia Tetap Berangkat ke Kuwait demi Piala Dunia 2026

Timnas Padel Indonesia terus membuka asa untuk tampil di Piala Dunia Padel 2026 yang akan digelar di Doha, Qatar, pada 2-11 November. Jalan menuju turnamen bergengsi itu ditempuh melalui babak kualifikasi yang mulai bergulir 26 Oktober, dengan Indonesia menurunkan tim putra dan putri.

Ketua Umum PB Padel Indonesia (PBPI) Galih Dimuntur Kartasasmita mengungkapkan bahwa peluang Indonesia sangat bergantung pada jumlah slot yang tersedia untuk babak utama. Saat ini, jatah Asia disebut hanya dua tiket, masing-masing untuk sektor putra dan putri, dan PBPI masih menunggu kepastian resmi dari Federasi Padel Internasional (FIP).

"Untuk kualifikasi Piala Dunia, kami menurunkan tim laki-laki dan perempuan. Sangat disayangkan karena jatah Asia hanya ada dua, untuk laki-laki dan perempuan. Namun, kami masih menunggu kabar dari FIP," ujar Galih di Jakarta, Selasa (20/10).

Menurut Galih, ada kemungkinan Asia mendapat tambahan slot karena Qatar berstatus tuan rumah. Namun, bila penyelenggara tetap membatasi satu tiket per sektor untuk negara Asia, persaingan dipastikan bakal jauh lebih berat. "Kalau hanya ada satu negara yang bisa lolos, peluang kami lebih kecil. Namun, kalau ada dua slot, saya bilang kami punya peluang," katanya.

Terlepas dari situasi itu, Galih memastikan timnas tetap berangkat ke Kuwait untuk memperjuangkan kesempatan tampil di Piala Dunia. Ia meminta para atlet memberikan kemampuan terbaik saat membela nama Indonesia. "Namun, apa pun hasilnya, kami ke sana untuk bertarung. Seperti yang sudah saya bilang, kami semua harus memberikan 150 persen kalau sudah membawa nama Merah Putih," tutur Galih.

Indonesia membawa total 16 atlet ke kualifikasi, terdiri dari delapan putra dan delapan putri. Dari setiap sektor, enam atlet akan bermain, sementara dua lainnya disiapkan sebagai pemain pengganti di lokasi. "Betul, semuanya berangkat ke Kuwait. Formatnya persis seperti Asia Cup tahun lalu. Enam atlet akan bermain, sedangkan dua lainnya menjadi on-site substitution atau pemain pengganti di lokasi," ucap Galih.

Rombongan timnas dijadwalkan berangkat pada Kamis (22/10) malam dan akan menjalani latihan sebelum pertandingan dimulai pada 26 Oktober. Saat ini, para atlet PBPI tengah menjalani pemusatan latihan setelah menyelesaikan kejuaraan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User