Rupiah Perkasa ke Rp18.084 per Dolar AS, Harga Minyak Dunia Jadi Pemicu Utama

Nilai tukar rupiah menguat 84 poin atau 0,46 persen ke Rp18.084 per dolar AS pada Kamis (5/11) pagi. Penguatan didorong penurunan tajam harga minyak dunia akibat harapan berakhirnya perang AS-Iran setelah Partai Demokrat menguasai Kongres dan Senat. Analis memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp18.050-Rp18.200 hari ini.

Nov 05, 2026 - 04:02
Updated: 9 hours ago
0
Rupiah Perkasa ke Rp18.084 per Dolar AS, Harga Minyak Dunia Jadi Pemicu Utama
Rupiah Perkasa ke Rp18.084 per Dolar AS, Harga Minyak Dunia Jadi Pemicu Utama

Nilai tukar rupiah membuka perdagangan Kamis (5/11) pagi dengan penguatan ke level Rp18.084 per dolar AS. Mata uang Garuda naik 84 poin atau 0,46 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Penguatan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang kawasan Asia yang bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,06 persen, peso Filipina naik 0,52 persen, dan ringgit Malaysia terapresiasi 0,30 persen. Dolar Singapura juga menguat 0,10 persen, yen Jepang 0,27 persen, serta dolar Hong Kong 0,01 persen. Sementara won Korea Selatan justru melemah 0,12 persen.

Berbeda dengan Asia, mata uang utama negara maju kompak menguat terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,24 persen, poundsterling Inggris menguat 0,13 persen, dan dolar Australia terapresiasi 0,15 persen. Dolar Kanada menguat 0,16 persen, sedangkan franc Swiss naik 0,34 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong menilai rupiah berpotensi terus menguat seiring penurunan tajam harga minyak dunia. Penurunan tersebut dipicu harapan berakhirnya perang Amerika Serikat-Iran setelah Partai Demokrat meraih mayoritas di Kongres dan Senat AS.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah penurunan tajam pada harga minyak dunia oleh harapan berakhirnya perang AS-Iran setelah Partai Demokrat memenangkan mayoritas di Kongres dan Senat AS," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Selain faktor geopolitik tersebut, investor juga menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III yang dijadwalkan pada Kamis siang. Data ini diperkirakan turut memengaruhi arah pergerakan rupiah sepanjang hari.

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp18.050 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Rentang tersebut mencerminkan peluang penguatan lanjutan dengan tetap memperhatikan dinamika pasar global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User